Breaking News:

PSIS Semarang

Bomber PSIS Semarang Hari Nur Rencana Bangkitkan Lagi Bisnisnya yang Sempat Terhenti

Mandeknya kompetisi sepakbola nasional turut mempengaruhi pemasukan pemain. Tanpa adanya kompetisi membuat para

IST
Hari Nur Yulianto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mandeknya kompetisi sepakbola nasional turut mempengaruhi pemasukan pemain.

Tanpa adanya kompetisi membuat para pemain harus mengalami pemotongan gaji.

Bahkan di tim PSIS saat ini, dikabarkan sebelumnya bahwa para pemain hanya menerima dana kompensasi sebesar 10 persen dari nilai kontrak mereka.

Kondisi ini membuat sejumlah pemain mau tak mau harus memutar otak agar pemasukan tetap stabil.

Di sisi lain, kekosongan kompetisi menjadi peluang untuk merintis bisnis.

Hal ini seperti yang dilakukan bomber PSIS, Hari Nur Yulianto.

Pada awal tahun 2020, Mukri demikian sapaan akrabnya mencoba merintis bisnis kaos dengan nama brand 'HNY Twenty Two'.

Sayangnya bisnisnya itu tak bertahan lama.

Kendati demikian, Mukri menyebut ia ingin membangkitkan lagi usahanya itu.

"Pengen sih ada penghasilan lain dari luar sepakbola.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved