Breaking News:

Berita Purbalingga

Hasil Rapid Test Reaktif, Sejumlah Wisatawan di Purbalingga Terpaksa Dipulangkan

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama jajaran Forkopimda memonitor sejumlah objek wisata.

TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Caption Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi 

TRIBUNBANYUMAS. COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama jajaran Forkopimda memonitor sejumlah objek wisata, Kamis (30/12/2020). Ini guna memastikan pelaksanaan intensifikasi penerapan protokol kesehatan di objek wisata di masa libur akhir tahun ini. 

Sejumlah objek wisata di Kabupaten Purbalingga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Purbalingga melakukan rapid test kepada wisatawan. Ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga Nomor 300 / 23852 Tanggal 23 Desember 2020 perihal Intensifikasi Penerapan Prokes Covid-19 dan Larangan Perayaan Tahun Baru 2021.

Hasilnya, sejumlah wisatawan di Kabupaten Purbalingga terpaksa dipulangkan lantaran diketahui reaktif dari hasil rapid test. 

“Kami melakukan pengecekan seluruh tempat wisata guna memastikan penerapan protokol kesehatan dan  untuk masing-masing tempat wisata agar dilakukan rapid test secara masal ataupun random/acak,” katanya, Kamis (31/12/2020) 

Didapati beberapa pengunjung atau wisatawan yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test. Karenannya, atas kesepakatan bersama, mereka harus dipulangkan.

“Jadi untuk pengunjung yang reaktif ini kita kordinasikan kepada pengelola wisata untuk bisa dipulangkan, ini untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan Covid-19,” ungkapnya.

Adapun objek yang dimonitor Bupati di antaranya Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas, Owabong Water Park dan Goa Lawa Purbalingga (Golaga). Selain memantau objek wisata, pihaknya juga memonitor beberapa posko perbatasan terkait dengan antisipasi pemudik.

“Untuk posko-posko wisata tadi saya mendapatkan laporan, jumlah pemudik yang masuk ke Kabupaten Purbalingga masih relatif landai artinya tidak ada peningkatan yang signifikan,” katanya.

Jelang malam pergantian tahun, Pemkab Purbalingga bersama Polres Purbalingga akan menutup dan mengalihkan arus pada tanggal 31 Desember 2020 mulai pukul 17:00 sampai 02:00 WIB. Beberapa tempat yang akan ditutup di antaranya Alun-alun, Taman Usman Janatin dan kawasan GOR Goentoer Darjono. Ini sesuai Maklumat Kapolri Nomor  Mak/4/XII/2020 agar masyarakat tidak berkerumun, melakukan konvoi kendaraan maupun pesta kembang api pada malam tahun baru ini. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved