Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Jelang Tahun Baru 2021, Dishub Kabupaten Semarang Bakal Tutup Jalur ke Lokasi Wisata

Kebijakan itu diberlakukan dalam rangka mengantisipasi kerumunan sehingga rentan menjadi penyebaran virus Corona (Covid-19)

Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Ilustrasi Penutupan Jalan: Satlantas Polrestabes Semarang dan Dishub Kota Semarang saat melakukan penutupan satu ruas jalur Simpang Hanoman menggunakan watter barrier pada Februari 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang bakal menutup sejumlah jalur menuju lokasi wisata.

Kebijakan itu diberlakukan dalam rangka mengantisipasi kerumunan sehingga rentan menjadi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kepala Dishub Kabupaten Semarang Rudibdo mengatakan penutupan jalan juga menyasar jalur menuju area publik yang disinyalir berpotensi menimbulkan kerumunan.

Penutupan sendiri lanjutnya, jalan menuju Alun-alun Bung Karno Ungaran, Alun-alun Lama Ungaran, Objek Wisata Eling Bening, Objek Wisata Bukit Cinta, Objek Wisata Gedongsongo, dan jalan menuju Susan Spa Bandungan.

“Penutupan akan dimulai 31 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021 dari pukul 17.00 sampai pagi. Ruas jalan dan area keramaian yang ditutup akan dijaga petugas gabungan. Upaya ini dilakukan untuk menekan terjadinya kerumunan menjelang malam pergantian tahun,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (31/12/2020)

Menurut Rudibdo, khusus pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-alun Lama Ungaran diperbolehkan berjualan sampai pukul 22.00 WIB.

Apabila sampai waktu yang ditetapkan tidak ditutup petugas Satpol PP bersama TNI dan Polri akan melakukan pembongkaran.

Ia menambahkan, disamping penutupan sejumlah ruas jalan dan objek wisata, anggota Polres Semarang bersama TNI dan instansi terkait juga akan menggelar patroli berskala besar ke semua wilayah hingga tingkatan polsek.

“Kami juga akan menempatkan petugas gabungan pada sejumlah titik lokasi menuju objek wisata. Ketentuan itu ditujukan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan kecuali warga setempat. Kami pun menghimbau agar warga tetap di rumah saja dan mematuhi protokol kesehatan,” katanya

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Semarang melarang pengelola destinasi wisata maupun taman rekreasi menggelar perayaan dalam rangka menyambut malam Tahun Baru 2021.

Larangan kegiatan perayaan Tahun Baru 2021 tidak lain untuk melindungi masyarakat sebagai upaya pencegahan dari penularan virus Corona (Covid-19). Larangan itu juga menindaklanjuti surat edaran (SE) Dispora Provinsi Jateng nomor 556 tahun 2020.

“Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Semarang akan senantiasa melakukan pengawasan terhadap objek wisata.

Jika diketahui ada destinasi wisata tetap menggelar perayaan malam Tahun Baru 2021 petugas dibawah komando Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang berhak membubarkan,” ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved