Breaking News:

Berita Sragen

Malam Tahun Baru, Jam Operasional Pusat Perbelanjaan dan Kuliner di Sragen Dibatasi

Jam operasional pusat hiburan, perbelanjaan dan kuliner di Kabupaten Sragen pada malam tahun baru dibatasi

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Mahfira Putri
Tampak Depan Bazar Kuliner Malam Pasar Gemolong (Bakul Gong), salah satu pusat kuliner di Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Jam operasional pusat hiburan, perbelanjaan dan kuliner di Kabupaten Sragen pada malam tahun baru dibatasi maksimal pukul 22.00 WIB.

Disamping itu protokol kesehatan harus diterapkan selama beroperasi. Jika ada pelanggaran akan dibubarkan petugas keamanan.

"Jam operasi pusat hiburan, perbelanjaan dan kuliner di Kabupaten Sragen pada malam tahun baru dibatasi maksimal pukul 22.00 WIB," kata Kepala Satpol PP Sragen, Heru Martono, Kamis (31/12/2020).

Heru melanjutkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen telah melarang segala bentuk perayaan pergantihan tahun 2020-2021.

Pelarangan tersebut berupa Surat Edaran (SE) oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang dikeluarkan pada Senin (28/12/2020). Berisi tentang antisipasi peningkatan Covid-19 di daerah.

Masyarakat diminta tidak mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, baik di ruang publik, pusat perbelanjaan, kuliner, tempat-tempat hiburan, sampai ditingkat RT.

"Tindakan tegas bakal dilakukan petugas keamanan Polri/TNI dan Satpol PP, apabila ada kerumunan salahsatunya dibubarkan," sambung Heru.

Heru melanjutkan, patroli gabungan akan dilakukan untuk mengantisipasi adanya kerumunan warga yang akan merayakan pergantian tahun.

Terpisah Kabag Ops Polres Sragen, Kompol Yohanes Trisnanto mengatakan, Polri akan bersinergi dengan tim gabungan Pemkab Sragen serta para Stakeholder.

Meliputi Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perdagangan, Kesbangpollinmas untuk melakukan kegiatan pembubaran humanis jika imbauan yang sudah dikeluarkan Pemda belum dilaksanakan sepenuhnya.

"Kita akan melakukan patroli gabungan patroli pada malam tahun baru untuk mengantisipasi kerumunan," ujarnya.

Menurut Yohanes, patroli tentatif akan dilakukan sampai tingkat kecamatan yakni, 20 Kecamatan dan sudah koordinasi Polsek dan Forkompimcam.

Sementara itu lokasi yang berpotensi terjadinya kerumunan seperti jalan protokol dan dan alu-alun akan diantisipasi dengan patroli dan menempatkan personel. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved