Breaking News:

Berita Slawi

Polres Tegal Pasang Water Barrier di Lima Titik yang Ditutup, Hindari Kerumunan di Malam Tahun Baru.

Pengamanan malam pergantian tahun baru 2021 mulai digerakkan, setelah melakukan Apel bersama.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Beberapa lokasi di wilayah Slawi dan sekitarnya yang ditutup karena dikhawatirkan terjadi kerumunan saat malam pergantian tahun 2021. Terlihat petugas dari Dikyasa sedang memasang water barrier di Alun-alun Hanggawana Slawi, Kamis (31/12/2020) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pengamanan pada malam pergantian tahun baru 2021 mulai digerakkan, setelah melakukan Apel bersama di halaman Polres Tegal. Selanjutnya, sebagian personil mulai menutup jalan terutama di lokasi yang dijadwalkan ditutup dengan menggunakan Water Barrier.

Tribunjateng.com mencoba mendatangi lima lokasi yaitu Trasa, Taman Bungah, Alun-alun Poci GBN, Alun-alun depan Rumdin Bupati, dan Alun-alun Hanggawana Slawi, untuk memantau apakah petugas sudah menutup lokasi tersebut.

Setelah sampai di lokasi ternyata petugas sudah menutup akses masuk ke beberapa titik tadi menggunakan Water Barrier.

Ditemui saat melakukan penutupan jalan di Alun-alun Hanggawana Slawi, Kanit Dikyasa Polres Tegal, Ipda Andi Susanto menjelaskan, ia bersama personil yang bertugas sudah menutup beberapa lokasi sesuai arahan Bupati yang tertera di surat edaran no 4988 tahun 2020.

Pada kesempatan ini, ia juga tidak lupa mengimbau masyarakat khususnya warga Kabupaten Tegal supaya tidak berkerumun dan menaati apa yang sudah tertera di surat edaran Bupati.

"Rekayasa pengaman yang kami lakukan yaitu dengan memasang water barrier di lima lokasi, sehingga masyarakat tidak melakukan kerumunan terutama saat perayaan malam tahun baru," jelas Ipda Andi, pada Tribunjateng.com, Kamis (31/12/2020).

Sementara itu, penutupan sudah dilakukan sejak pukul 17.00 WIB dan dibuka kembali menyesuaikan kondisi nantinya seperti apa. Namun jika sesuai arahan maka akan dibuka kembali keesokan harinya pukul 06.00 WIB.

Ditanya ketika ditemukan pedagang di lokasi yang masih membandel berjualan, Ipda Andi mengatakan nantinya ada satuan tugas dari tim patroli yang akan menertibkan, mengimbau pedagang khususnya cafe dan angkringan.

"Kami imbau kepada pedagang baik yang di pinggir jalan, ruko, cafe, angkringan, dan lain-lain maksimal boleh beroperasi sampai pukul 23.00 WIB. Tidak boleh lebih dari jam tersebut, jika masih ada yang melanggar maka akan kami bubarkan," tegasnya. (*)

Beberapa lokasi di wilayah Slawi dan sekitarnya yang ditutup karena dikhawatirkan terjadi kerumunan saat malam pergantian tahun 2021. Terlihat petugas dari Dikyasa sedang memasang water barrier di Alun-alun Hanggawana Slawi, Kamis (31/12/2020) sore.
Beberapa lokasi di wilayah Slawi dan sekitarnya yang ditutup karena dikhawatirkan terjadi kerumunan saat malam pergantian tahun 2021. Terlihat petugas dari Dikyasa sedang memasang water barrier di Alun-alun Hanggawana Slawi, Kamis (31/12/2020) sore. (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved