Breaking News:

Berita Internasional

Samurai Wanita Ini Tak Sudi Lawan Ambil Kepalanya sebagai Piala, Minta Saudara Memenggalnya

Nakano yang sekarat tidak sudi pihak lawan mengambil kepalanya sebagai piala. Jadi, dia meminta saudaranya untuk memenggal kepalanya.

Kompas.com/Istimewa
Nakano Takeko, samurai wanita yang terbunuh saat bertarung sengit dengan 6 musuh sekaligus. (Wikimedia Commons) 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang samurai wanita berusia 21 tahun bernama Nakano Takeko terbunuh setelah melakukan pertarungan epik dengan polearm berbilah besar melawan pasukan musuh.

Peristiwa itu terjadi tiga tahun setelah perang Sipil Amerika.

Nakano Takeko lahir di Edo (sekarang Tokyo) pada April 1847.

Baca juga: Ancaman Novel Bamukmin Setelah FPI Bubar

Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Prof Muladi Mantan Menteri Kehakiman dan Rektor Undip Meninggal

Baca juga: Aparat TNI-Polri Lucuti Atribut FPI, Penjual Baju Bergambar Habib Rizieq pun Ditegur

Baca juga: Profil Prof Muladi Mantan Menteri Kehakiman dan Rektor Undip, Pernah Dua Kali Tidak Lulus Sekolah

Dia adalah putri tertua Nakano Heinai, seorang pejabat Aizu, dan istrinya, K?ko.

Nakano lahir di mana keterampilan militer yang hebat ada di keluarga Samurai. Mereka menunjukkan kesetiaan kepada Keshogunan Tokugawa yang berkuasa.

Keshogunan Tokugawa atau Keshogunan Edo adalah pemerintahan militer feodalisme di Jepang yang didirikan oleh Tokugawa Ieyasu dan secara turun temurun dipimpin oleh shogun keluarga Tokugawa.

Melansir Samurai Land, Nakano muda sudah menunjukkan keunggulan di bidang akademis dan seni bela diri sejak dia berlatih di usia 6 tahun.

Selain belajar bela diri, ia juga belajar sastra, puisi, seni, dan ia senang mendengarkan cerita tentang samurai kuno di seluruh Jepang feodal.

Melansir The Female Soldier, cerita favoritnya adalah tentang samurai wanita Tomoe Gozen dan cerita Tomoe menjadi inspirasinya.

Dia juga menjadi instruktur yang terampil dalam penggunaan naginata, polearm berbilah.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved