Breaking News:

Berita Batang

Joko: Ada yang Intimidasi Warga Agar Tak Terima Ganti Rugi Alih Fungsi Pangkalan Truk Banyuputih

Dinsos Kabupaten Batang telah melakukan pendataan jumlah warga yang menempati pangkalan truk Banyuputih. 

IST
Petugas gabungan berjaga di pintu keluar pangkalan truk Banyuputih, saat berlangsung kegiatan sosialisasi alih fungsi pangkalan truk menjadi Islamic Center Batang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dinsos Kabupaten Batang telah melakukan pendataan jumlah warga yang menempati pangkalan truk Banyuputih. 

Pendataan dilakukan sebagai langkah lanjutan pemberian uang ganti rugi, karena pangkalan truk yang menempati tanah negara tersebut akan dialihfungsikan menjadi Islamic Center Batang. 

Catatan dari Dinsos Kabupaten Batang, sudah ada 91 orang yang berhak mendapatkan uang ganti rugi tersebut. 

Pasalnya, puluhan orang itu membangun warung semi permanen di pangkalan truk Banyuputih. 

Namun dalam pelaksanaan ganti rugi, masih ada yang belum mengambil uang tersebut. 

Menurut Joko Tetuko, Kepala Dinsos Kabupaten Batang, hal itu lantaran ada yang melakukan intimidasi ke warga yang terdampak. 

"Ada warga yang mengadu, saat mereka hendak mengambil uang tersebut dihadang dan ditakuti," jelasnya, Jumat (1/1/2021).

Dilanjutkannya, warga tersebut ditakut-takuti dengan cara harus menjalani proses rumit untuk mendapatkan uang ganti rugi. 

"Tak hanya itu mereka acap kali dihadang di pintu keluar pangkalan truk, saat akan mengambil uang dari Pemda," ujarnya. 

 Meski demikian, Joko menjelaskan dari 91 orang, 89 lainya sudah mendapatkan haknya. 

"Dua orang tidak mengambil, yang satu warga Jepara, dan satunya Pemalang. Mereka sudah kami hubungi namun tidak mau menerima uang tersebut," imbuhnya. 

Ia menjelaskan, besaran uang ganti rugi sudah ditentukan oleh Pemda, di mana untuk warga luar Kabupaten Batang akan mendapat Rp 1 juta. 

"Namun untuk warga ber KTP Batang akan mendapat Rp 3 juta," tambahnya. (bud) 

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved