Breaking News:

Berita Temanggung

Mengaku Ingin Beli Nasi Bungkus untuk Warga Miskin, Duo Pencuri Beraksi di Minimarket Temanggung

Katanya, hasil pencuriannya akan digunakan untuk membelikan nasi bungkus yang dibagi-bagikan kepada saudara yang kelaparan.

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: M Syofri Kurniawan
Istimewa
Eko Budiyanto (26) ditahan jajaran Satraskrim Polres Temanggung usai menggasak sejumlah uang di sebuah minimarket pada pertengahan Desember lalu, Kamis (31/12/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Jeruji besi menjadi hadiah bagi Eko Budiyanto (26) warga Kelurahan Butuh Kecamatan Temanggung di penghujung 2020. 

Mengaku ingin membeli nasi bungkus dan membagikannya kepada warga miskin di Temanggung, Eko bersama seorang temannya DM nekat mencuri di minimarket.

Duo pencuri itu mengancam karyawan dengan senjata api jenis airsoftgun.

Wakapolres Temanggung, Kompol Harry Sutadi mengatakan, pencurian dengan kekerasan yang dilakukan Eko terjadi pada Senin (14/12/2020) di minimarket Jalan Raya Kranggan-Secang Desa Badran Kecamatan Kranggan.

Baca juga: Wajah Petani Temanggung Cat Cabai Rawit di Banyumas: Dia Pakai Pylox atau Cat Semprot

Baca juga: Jubir Kemenag Tegaskan Setelah FPI Bubar Urusan Dakwah Juga Dilarang Gunakan Simbol

Baca juga: Viral Bocah Lelaki di Karo Dibully, Disuruh Videokan Kakaknya Mandi dan Diancam Dibunuh

Baca juga: Mahfud MD Bolehkan FPI Deklarasi Ganti Nama, Rocky Gerung: Kalau Dilarang Konyol

Kata Harry, tersangka mendapatkan senjata hasil belanja online beberapa hari sebelum melakukan pencurian.

Senjata tersebut sengaja dibeli untuk mengancam target atau korban agar aksinya lancar.

"Tersangka (Eko) bersama DM (dalam pengejaran) mengambil uang tunai Rp 2,7 juta dengan cara mengancam karyawan dengan senjata airsoftgun," terangnya saat konferensi pers, Kamis (31/12/2020) kemarin.

Kata Harry, sebelum mengambil sejumlah uang, tersangka sempat melepaskan satu tembakan ke arah langit-langit bangunan untuk menggertak korban.

Sebagian uang yang digasaknya sudah digunakan untuk keperluan dua orang tersebut, dan hanya menyisakan Rp 1.150.000.

"Perbuatan tersangka melanggar pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun," jelasnya.

Sementara Eko sendiri mengaku, perbuatannya mengambil paksa sejumlah uang didasari untuk membantu warga miskin yang membutuhkan makan.

Katanya, hasil pencuriannya akan digunakan untuk membelikan nasi bungkus yang dibagi-bagikan kepada saudara yang kelaparan.

"Uangnya untuk bantu orang-orang yang tidak mampu beli nasi bungkus untuk makan," kelitnya.

Kini, Satreskrim Polres Temanggung masih memburu sahabat Eko yang juga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. (Sam)

Baca juga: Swiss Gempar, Penghuni Panti Jompo Dikabarkan Meninggal 5 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Samurai Wanita Ini Tak Sudi Lawan Ambil Kepalanya sebagai Piala, Minta Saudara Memenggalnya

Baca juga: Video Avanza Seruduk Bank BKE di Jalan Ahmad Yani Semarang

Baca juga: Polisi Tangkap Petani Temanggung Kasus Pengecatan Cabai Rawit, Bikin Heboh 3 Pasar di Banyumas

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved