Breaking News:

Berita Internasional

Swiss Gempar, Penghuni Panti Jompo Dikabarkan Meninggal 5 Hari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Beredar kabar bahwa ada penghuni satu panti jompo di Swiss yang meninggal lima hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

aa.com.tr
Ilustrasi vaksin virus corona covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, ZURICH - Beredar kabar bahwa ada penghuni satu panti jompo di Swiss yang meninggal lima hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Publik Swiss pun gempar dibuatnya.

Adalah panti jompo yang berada di Desa Ebikon, Lucerne, Swiss Tengah, yang membuat kegemparan itu.

Baca juga: Wajah Petani Temanggung Cat Cabai Rawit di Banyumas: Dia Pakai Pylox atau Cat Semprot

Baca juga: Jubir Kemenag Tegaskan Setelah FPI Bubar Urusan Dakwah Juga Dilarang Gunakan Simbol

Baca juga: Temuan Mayat di Kamar 131 Hotel Karanganyar, Ternyata Pak Bambang Asal Semarang, Diduga Sakit Asma

Baca juga: Samurai Wanita Ini Tak Sudi Lawan Ambil Kepalanya sebagai Piala, Minta Saudara Memenggalnya

Salah satu penghuninya, sebut saja Alfred, 91 tahun, dikabarkan meninggal setelah mengalami sakit perut dan tekanan darah melemah.

Perawat panti jompo itu pun mengirim e-mail ke dokter yang menangani pasien itu.

Ketika dokter itu akan menelepon panti jompo, ternyata sudah terlambat.

"Sudah keburu meninggal,“ tulis dokter tersebut.

Uniknya, kabar kematian tersebut, jatuh terlebih dahulu ke kalangan anti-vaksinasi Covid 19.

Swissmedic, lembaga yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan vaksinasi, menerima kabar tersebut agak tertunda.

Adalah Daniel Stricker, penggalang referendum anti-vaksinasi Covid 19, yang berkicau di di twitternya.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved