Breaking News:

Berita Internasional

AS Kirim 2 Kapal Perang Lewati Selat Taiwan, China Kerahkan Kapal Induk Shandong

Beijing mengecam Washington setelah dua kapal penghancur berpeluru kendali berlayar melintasi Selat Taiwan pada Kamis (31/12/2020).

Editor: m nur huda
Ist/Asiatoday
Kapal induk China Shandong 

TRIBUNJATENG.COM, BEIJING - Beijing mengecam Washington setelah dua kapal penghancur berpeluru kendali berlayar melintasi Selat Taiwan pada Kamis (31/12/2020).

Melansir Russia Today, misi serupa melalui jalur air yang diperebutkan tersebut telah dilakukan sebanyak 13 kali tahun ini, menambah hubungan Amerika Serikat (AS) dan China yang sudah tegang.

“USS John S. McCain dan USS Curtis Wilbur melakukan "transit rutin Selat Taiwan" pada 31 Desember,” kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan, mengklaim latihan tersebut sesuai dengan hukum internasional.

Tapi latihan itu disambut dengan kemarahan dari Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyampaikan reaksi keras China dalam jumpa pers reguler.

"Kapal perang AS telah berulang kali memamerkan kehebatan mereka di Selat Taiwan, memprovokasi dan menimbulkan masalah," tegasnya. 

USS Curtis Wilbur (DDG54), sebuah kapal penghancur rudal kelas AEGIS Angkatan Laut AS, tiba di pelabuhan Qingdao, 13 September 2005 di Qingdao, di provinsi Shandong, China Timur.
USS Curtis Wilbur (DDG54), sebuah kapal penghancur rudal kelas AEGIS Angkatan Laut AS, tiba di pelabuhan Qingdao, 13 September 2005 di Qingdao, di provinsi Shandong, China Timur. (AFP PHOTO/FREDERIC J. BROWN)

Dia menuduh AS "mengirimkan sinyal yang salah" kepada pasukan kemerdekaan Taiwan.

Hal itu "secara serius membahayakan perdamaian."

“China akan tetap waspada, siap untuk menanggapi semua ancaman dan provokasi," tambah Wenbin.

Kata-katanya muncul setelah Beijing mengutuk undang-undang AS yang mendukung Tibet dan Taiwan pada Senin (28/12/2020), serta seruan Kedutaan Besar AS untuk pembebasan 12 aktivis Hong Kong, yang ditahan oleh otoritas China saat mereka mencoba melarikan diri ke Taiwan.

Kurang dari dua minggu lalu, Beijing mengirim kapal induk Shandong melalui Selat Taiwan, dikawal oleh enam kapal perang dan delapan pesawat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved