Breaking News:

Berita Internasional

Penerbangan ke Arab Saudi Sudah Dibuka Kembali, Ada Pengetatan dari Negara Tertentu

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan pada Minggu (3/1/2021) bahwa mereka telah mencabut larangan perjalanan sementara.

venturesonsite.com
King Fahd International Airport di Dammam, Arab Saudi menjadi bandara terbesar di dunia dengan luas sekitar 77.600 hektar. 

TRIBUNJATENG.COM - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan pada Minggu (3/1/2021) bahwa mereka telah mencabut larangan perjalanan sementara.

Melansir Arab News, Minggu, larangan tersebut berlaku pada Desember 2020 sebagai langkah pencegahan terkait deteksi varian baru Covid-19 yang terjadi di sejumlah negara.

Melalui pernyataan yang disiarkan Saudi Press Agency, kementerian tersebut mengumumkan bahwa perjalanan memasuki Arab Saudi melalui jalur darat, laut, dan udara akan dilanjutkan pada Minggu pukul 11.00 waktu setempat.

Baca juga: Profil Din Syamsuddin dari Ketua IPNU hingga Ketua Umum Muhammadiyah yang Hari Ini Menikah

Baca juga: Profil Rashda Diana, Cucu Pendiri Ponpes Gontor yang Menikah dengan Din Syamsudin

Baca juga: Kapal Induk AS Ditarik dari Timur Tengah Jelang Peringatan Setahun Tewasnya Jenderal Qasem Soleimani

Baca juga: Din Syamsuddin Menikah dengan Rashda Diana Cucu Pendiri Pondok Pesantren Gontor

Kendati sudah bisa memasuki negara tersebut, sejumlah pembatasan diberlakukan bagi para pelancong yang bukan warga Arab Saudi, serta pelancong dari Inggris, Afrika Selatan, dan negara lain yang telah mendeteksi varian baru Covid-19.

Adapun, pembatasan tersebut adalah mereka harus meninggalkan negara-negara tersebut setidaknya 14 hari sebelum memasuki Arab Saudi.

Sementara itu, warga Arab Saudi yang diizinkan masuk dari negara-negara dengan varian baru Covid-19 untuk kasus-kasus kemanusiaan dan esensial wajib tinggal di rumah mereka selama 14 hari untuk observasi.

Varian baru Covid-19 di negara lain

Kasus varian baru Covid-19 yang pertama kali terdeteksi di Inggris Raya telah dilaporkan di negara-negara Eropa termasuk Perancis, Swedia, dan Spanyol.

Tidak hanya itu, varian baru tersebut juga dilaporkan telah terdeteksi di Afrika Selatan, Yordania, Kanada, dan Jepang.

Arab Saudi telah menggelontorkan vaksin untuk Covid-19 dimulai dengan mereka yang dianggap berisiko tinggi.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved