Berita Blora
Kasus Meninggal Covid-19 di Blora, Sekitar 50 Persen Tanpa Penyakit Penyerta
Plt Kepala Dinkes Blora Henny Indriyanti sebut sekitar 50 persen kasus meninggal karena Corona di Blora.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti mengatakan, ada sekitar 50 persen kasus meninggal karena Covid-19 di Blora tanpa memiliki komorbid atau penyakit penyerta. Mengaca hal tersebut, Henny meminta seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa waspada.
"Data kita menunjukkan 50 persen kita justru tidak ada penyakit penyerta yang lain. Saya tidak hapal, data terakhir kita sekitar 50 persen tanpa ada komorbid," ujar Henny kepada Tribunjateng.com, Senin (4/1/2021).
Kata Henny tidak menyalahkan ketika virus corona akan berbahaya ketika menyerang mereka yang memiliki penyakit penyerta. Termasuk diabetes maupun hipertensi.
"Jadi jangan abai. Maksudnya jangan lengah, wah saya tidak punya komorbid berarti saya aman. Tidak lho," kata Henny.
Lebih lanjut Henny mengatakan, mengaca dari apa yang dia katakan, seluruh masyarakat haruslah semua masyarakat harus betul-betul berhati-hati dan tetap mematuhi protokol kesehatan di mana pun kapan pun.
"Kalau satu keluarga ada yang terkonfirmasi positif tanpa gejala maka pada saat isolasi mandiri di rumah, seluruh keluarga jaga jarak, tetap pakai masker, dan cuci tangan," kata dia.
Sementara, dilansir dari laman corona.blorakab.go.id sampai pada 4 Januari 2021 terdapat 3.143 kasus positif Covid-19 di Blora. Sementara untuk yang meninggal karenanya terdapat 139 kasus.
Sementara dari seluruh kasus yang ada, 2.639 dinyatakan sembuh, dan 13 masih dirawat di rumah sakit, kemudian 352 menjalani isolasi mandiri. Sementara untuk pemeriksaan swab sudah sebanyak 16.224 kali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peta-sebaran-covid.jpg)