Breaking News:

Penanganan Corona

Ada 20 Anggota Polres Salatiga Terpapar Covid-19 Selama Pandemi, Seorang Perwira Meninggal

Sejak mewabahnya pandemi virus Corona (Covid-19) tercatat sebanyak 20 personil di jajaran Polres Salatiga terpapar Covid-19 dan seorang perwira mening

TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat. TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sejak mewabahnya pandemi virus Corona (Covid-19) tercatat sebanyak 20 personil di jajaran Polres Salatiga terpapar Covid-19 dan seorang perwira meninggal dunia.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan sampai sejauh ini dari puluhan anggota yang terpapar Covid-19 dalam kondisi sehat.

"Mereka sudah melewati proses isolasi mandiri dan sudah ada yang kembali bertugas. Namun ada satu perwira meninggal dunia yang bersangkutan  memiliki penyakit bawaan diabetes dan sempat dirawat di RSPAW Salatiga,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Tadi Malam Muncul Lava Pijar Gunung Merapi, BPPTKG Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Baca juga: Kondisi Terkini Abu Bakar Baasyir Jelang Bebas, Ustaz Iim Sebut Sudah Tidak Prima

Baca juga: TNI AL Gadungan Ini Janji Hadirkan Nikita Mirzani Saat Lamaran, Disiapkan 1 Sapi & 2 Kambing

Baca juga: Gisel Mangkir Pemeriksaan Pertama, Polisi Jadwalkan Pemanggilan Kedua Kasus Video Syur

AKBP Rahmad menyampaikan Covid-19 merupakan ancaman nyata bagi kesehatan semua orang, dan dapat menular ke siapa saja tanpa terkeculi.

Ia mengaku dengan Pemkot Salatiga, TNI dan unsur lain senantiasa menegakkan protokol kesehatan serta melakukan patroli dan membubarkan bila ada kerumunan dan konsentrasi massa.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah menyatakan sampai akhir tahun 2020 kasus Corona di Kota Hati Beriman terus mengalami penambahan.

"Jadi sampai sekarang Salatiga masih berstatus zona merah Covid-19. Jumlah kasus ada penambahan sebanyak 36 orang. Sehingga total 1.630 orang terkonfirmasi positif Corona," katanya

Sedangkan warga yang masih dalam tahap isolasi mandiri maupun ditempatkan di rumah sakit tercatat sebanyak 200 orang.
Adapun telah dinyatakan sembuh sebanyak 78 orang atau total mencapai 1.395 orang.

Kemudian pasien meninggal dunia terakhir terjadi penambahan sebanyak tiga orang apabila kumulatif seluruhnya terdapat 35 orang meninggal akibat terpapar virus Corona.

"Jadi masyarakat tetap harus waspada dan hindari kerumunan. Patuhi protokol kesehatan. Terapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan," ujarnya. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved