Berita Karanganyar
DKK Karanganyar Perbolehkan Puskesmas Buka Layanan Rapid Antigen untuk Umum
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Karanganyar memperbolehkan semua puskesmas untuk membuka pelayanan rapid antigen menyusul tingginya perminta
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Karanganyar memperbolehkan semua puskesmas untuk membuka pelayanan rapid antigen menyusul tingginya permintaan dari masyarakat.
Kabid Yankes DKK Karanganyar, Dwi Rusharyanti menyampaikan, DKK telah mengirim surat kepada 21 puskesmas yang ada di Kabupaten Karanganyar untuk menyikapi tingginya permintaan dari masyarakat akan pelayanan rapid antigen.
DKK Karanganyar memperbolehkan puskesmas membuka pelayanan rapid antigen dengan beberapa ketentuan seperti, pengadaan sarpras rapid dilakukan secara mandiri menggunakan dana BLUD, tarif disesuaikan dengan Perbup yang mengacu pada peraturan Kemenkes yakni Rp 250 ribu dan harus melaporkan hasil rapid tersebut kepada dinas terkait.
"Kita sudah bersurat, intinya puskesmas boleh mengadakan pelayanan untuk pasien umum.
Dengan ketentuan pengadaan sendiri, tarif yang dikenakan sesuai surat edaran dari Kemenkes.
Rapid antibody Rp 150 ribu dan rapid antigen Rp 250 ribu," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (6/1/2021).
Lanjutnya, apabila pihak puskesmas telah dapat melayani permohonan rapid antigen, mereka harus melaporkan hasilnya apabila ada yang reaktif dalam waktu 24 jam.
Sehingga DKK dapat segera menindaklanjuti apabila ada pemohon yang reaktif.
Sebelumnya, RSUD Karanganyar dan Puskesmas Karanganyar telah membuka pelayanan rapid antigen bagi masyarakat umum sejak pekan lalu.
Pihak rumah sakit membuka pelayanan mulai Senin hingga Sabtu dan Puskesmas Karanganyar melayani setiap Selasa.
Bagi masyarakat yang hendak memanfaatkan pelayanan itu di rumah sakit dapat langsung menuju ke bagian informasi.
Sedangkan masyarakat hendak melakukan rapid antigen di Puskesmas Karanganyar, dapat mendapatkan diri melalui nomor aplikasi pesan singkat, yakni 081317678894.
Terpisah Kepala Puskesmas Tawangmangu, Wahyudi Wibowo mengungkapkan, sampai saat ini masih menunggu instruksi dari DKK Karanganyar terkait rekomendasi serta SOP pelaksanaan rapid antigen.
"Kita belum buka sebelum ada rekomendasi dari DKK.
Di Tawangmangu sendiri cukup tinggi karena keperluan masyarakat macam-macam, untuk pekerjaan dan lainnya.
Kalau menunggu hasil swab kan lama. Kebanyakan pengen cepat mengetahui hasilnya," ungkapnya.
Dia menambahkan, tidak ada kendala terkait SDM dan lokasi pelayanan rapid antigen.
Pasalnya, sudah ada tim swab yang nantinya dapat melakukan rapid antigen.
Di sisi lain ruangan untuk rapid antigen sudah ada dan terpisah dengan tempat pelayanan umum. (Ais)
Ribuan Bibit Pohon Alpukat Ditanam di Tawangmangu Karanganyar |
![]() |
---|
Tim Satgassusgah TPK Sambangi Karanganyar, Cek Soal Distribusi Pupuk Subsidi dan Alsintan |
![]() |
---|
Bawaslu Karanganyar: Ada Berkas Bacaleg Yang Belum Sah |
![]() |
---|
50 KPM di Karanganyar Terima Bansos Rumah Sejahtera Terpadu Senilai Rp 20 Juta |
![]() |
---|
Kandang Ayam Terbakar di Karanganyar, Kerugian Mencapai Setengah Miliar Rupiah |
![]() |
---|