Breaking News:

Berita Pekalongan

Kreasi Tangan Warga Binaan Rutan Pekalongan Bikin Keset Motif

Warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIA Kota Pekalongan tetap bisa berkreasi menghasilkan kerajinan yang bernilai jual.

Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Warga binaan dari Rutan Kelas IIA Pekalongan saat membuat keset. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Meski harus menjalani hukuman akibat pelanggaran hukum dilakukannya, warga binaan pemasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIA Kota Pekalongan tetap bisa berkreasi menghasilkan kerajinan yang bernilai jual.

Salah satunya adalah pembuatan keset bermotif dan berbagai kerajinan.

Program pembinaan kemandirian ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada warga binaan usai bebas dari masa tahanan.

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan Anggit Yongki Setiawan mengatakan, program kemandirian yang diberikan ini untuk mendorong warga binaan menghasilkan produk baik kerajinan tangan berupa keset bermotif atau keranjang anyaman.

"Produk-produk hasil karya dari para WBP ini merupakan wujud pembinaan kemandirian yang selama ini sudah diterapkan di Rutan Pekalongan," kata Kepala Rutan Anggit kepada Tribunjateng.com, Rabu (6/1/2021) siang.

Pada pembuatan keset ini, menurut Anggit ada 15 warga binaan yang mengerjakan.

"Rata-rata seorang warga binaan bisa menghasilkan 5 sampai 8 keset dalam sehari," imbuhnya.

Kemudian, bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan keset ini yaitu menggunakan kain perca.

"Keset hasil karya WB ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu," tandasnya.

Terkait dengan penjualan produk, Anggit menjelaskan bahwa pemasaran produk dilakukan secara online maupun offline.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved