Breaking News:

Berita Regional

Terjebak Macet di Jalan Rusak, Seorang Ibu yang Alami Pendarahan Usai Melahirkan Akhirnya Meninggal

Seorang ibu yang mengalami pendarahan usai melahirkan, akhirnya meninggal dunia akibat terjebak kemacetan di jalan rusak.

freepik
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAMBI - Akses jalan yang buruk memakan korban.

Seorang ibu yang mengalami pendarahan usai melahirkan, akhirnya meninggal dunia akibat terjebak kemacetan di jalan rusak.

Korban bernama Zumarni, warga Dusun Palapa, Desa Lambur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Baca juga: Begini Penampakan Mobil Chacha Sherly Eks Trio Macan Ringsek Kecelakaan Beruntun di Tol Ungaran

Baca juga: Tidak Ada Unsur Pidana, Tiga Penjual Kasur Spring Bed Dilepaskan

Baca juga: Baru 21 Tahun Pangkat Sudah Kolonel, RY TNI Gadungan Tertunduk Malu di Depan 2 Wanita yang Ditipunya

Baca juga: Lucu! Dua Maling Kehilangan Motor, Aksinya Sudah Diintip Warga Duluan

Kondisi jalan di Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur rusak berat, mobil angkutan sawit harus terbenam sehingga menyebabkan kemacetan parah. (ISTIMEWA)
Kondisi jalan di Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur rusak berat, mobil angkutan sawit harus terbenam sehingga menyebabkan kemacetan parah. (ISTIMEWA) (Kompas.com/Istimewa)

Dia meninggal di tengah jalan saat sedang dibawa ke rumah sakit, Senin (4/1/2021).

"Sudah bertahun-tahun jalan sepanjang 2 kilometer tidak mendapat perhatian pemerintah," kata tokoh masyarakat Kabupaten Tanjab Timur, Junaidi Habe kepada Kompas.com, (6/1/2021).

Junaidi mengatakan, kerusakan jalan ini menyebabkan kemacetan hingga 5-7 kilometer.

Kemacetan baru bisa terurai setelah berjam-jam, bahkan bisa sampai sehari semalam.

Angkutan mobil sawit dengan muatan melebihi tonase mempercepat kerusakan jalan dan memperparah kemacetan.

Daerah-daerah yang melintasi jalan itu menjadi terisolasi.

Dampak paling dirasakan terutama warga yang dalam keadaan darurat, seperti hendak ke rumah sakit.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved