Breaking News:

Liga 1

CEO PSIS Mengaku Pesimistis Liga 1 Jalan karena Kebijakan Baru Pemerintah

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengaku pesimis kompetisi Liga 1 musim 2020 bakal bisa segera dilanjutkan.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
Yoyok Sukawi saat menemui wartawan di Semarang, Rabu (11/11/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengaku pesimis kompetisi Liga 1 musim 2020 bakal bisa segera dilanjutkan.

Menurut surat edaran operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) beberapa waktu lalu, Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan kembali pada awal Februari mendatang. Namun sejauh ini kepastian wacana itu masih abu-abu sebab belum mendapat izin Polri.

Hal yang membuat Yoyok pesimis adalah rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali yang mulai berlaku pada tanggal 11 – 25 Januari 2020 mendatang.

Pemerintah pusat mengambil keputusan untuk memberlakukan PSBB, guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini angka kasusnya cukup tinggi.

Menurut informasi yang ada, beberapa wilayah yang diberlakukan PSBB adalah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bogor, Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, Bandung Barat, Cimahi, Semarang Raya, Solo Raya, Banyumas Raya, Gunungkidul, Sleman, Kulonprogo, Surabaya Raya, Malang Raya, Badung, dan Denpasar.

"Terus terang saja kalau melihat aturan PSBB yang akan diterapkan mulai Senin besok itu tampaknya cukup sulit ya Liga 1 kembali jalan," ujar Yoyok, Kamis (7/1/2021).

Bila melihat daerah-daerah yang akan diterapkan PSBB skala besar, bukan secara kebetulan di daerah tersebut merupakan homebase klub-klub peserta Liga 1 maupun Liga 2.

Misalnya, Semarang Raya yang merupakan lokasi markas PSIS Semarang, kemudian di Solo yang merupakan markas klub Liga 2 Persis Solo.

Atau, di Tangerang yang menjadi lokasi markas Persita Tangerang, Surabaya lokasi markas Persebaya Surabaya dan kota-kota lainnya masing-masing merupakan markas Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, dan PSS Sleman.

Oleh sebab itu, Yoyok mendesak agar LIB juga segera mengeluarkan kebijakan yang tepat supaya tidak memberatkan klub dengan memperhatikan aturan PSBB yang diberlakukan pemerintah pusat.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved