Breaking News:

Penanganan Corona

Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana Ajari Personel Kodim Pati Cara Edukasi Pencegahan Corona

Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana menyampaikan saran khusus pada segenap anggota Kodim 0718/Pati dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan corona.

Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani memberikan cinderamata pada Aqua Dwipayana, Kamis (7/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana menyampaikan saran khusus pada segenap anggota Kodim 0718/Pati dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan Covid-19.

Saran tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Aula Markas Kodim Pati, Kamis (7/1/2021).

Kegiatan ini mengangkat tema “Tetap Produktif dan Menghasilkan Kinerja Terbaik pada 2021 meskipun Pandemi Covid-19 Masih Melanda”.

“Kalau mau mengedukasi masyarakat, kita harus pertama-tama memberi contoh dan keteladanan. Jadi anggota harus menjaga protokol kesehatan. Pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan,” ujar dia.

Menurut Aqua, ketika berada di tengah masyarakat, anggota TNI juga harus memperhatikan psikologi massa. Hal ini supaya mereka bisa memahami perasaan masyarakat dan menyampaikan pesan edukasi secara efektif.

“Agar mereka mengikuti apa yang kita inginkan, kita tekankan bahwa ini bukan kepentingan anggota Kodim, melainkan kepentingan masyarakat, supaya mereka sehat,” tutur dia.

Ia menambahkan, supaya masyarakat mau mematuhi protokol kesehatan, anggota di lapangan, terutama Babinsa, sebaiknya menunjukkan contoh nyata dampak Covid-19 yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

“Misal di desa atau kecamatan, atau di wilayah Pati, ada contoh kasus. Perlihatkan dengan video atau gambar. Orang ketika melihat visual, dia membayangkan bagaimana kalau itu terjadi pada dirinya. Jangan sampaika contoh yang terlalu jauh, misalnya di luar negeri. Sampaikan saja yang terjadi di sekitarnya,” papar Aqua.

Ia meyakini, dengan contoh konkret, anggota TNI yang bertugas mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan tidak perlu terlalu banyak bertutur.

“Kita cukup bilang, Ibu-Bapak kalau tidak melaksanakan prokes, nanti seperti ini loh. Misal kita tunjukkan gambar orang sesak napas pakai ventilator. Misal ada pejabat atau tokoh di sini yang kena, kita bisa sampaikan bahwa namanya covid tidak memandang latar belakang orang, siapa saja bisa kena,” tutur dia.

Aqua berharap, sebelum terlambat, masyarakat benar-benar berhati-hati. Ia berpesan, jika memang sayang keluarga, masyarakat harus menjaga betul kesehatan dirinya. Sebab, jika sampai dirinya tertular Covid-19, keluarga di rumah juga akan kena. (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved