Breaking News:

Berita Tegal

Besok Objek Wisata Guci Tegal Kembali Dibuka, Ini SOP yang Harus Dipatuhi

Setelah dilakukan penutupan selama 3 hari untuk sterilisasi kawasan wisata, Sabtu (9/1/2021) besok objek wisata Guci Kabupaten Tegal sudah mulai berop

TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Suasana di objek wisata Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Setelah dilakukan penutupan selama 3 hari untuk sterilisasi kawasan wisata, Sabtu (9/1/2021) besok objek wisata Guci Kabupaten Tegal sudah mulai beroperasi lagi seperti biasa.

Keputusan pembukaan kembali objek wisata Guci, tertulis dalam surat edaran Bupati nomor: 443.1/18/0030.B/tahun 2021 tentang pembukaan kembali Daerah Tujuan Wisata (DTW) Guci.

Dalam surat edaran Bupati menyebutkan beberapa poin, di antaranya terhitung mulai Sabtu (9/1/2021) pukul 0.00 WIB DTW Guci dibuka kembali untuk umum. 

Seluruh pelaku usaha dan wisatawan di lingkungan DTW Guci, diimbau selalu menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan di era New Normal.

"Setelah kembali dibuka, ada beberapa hal yang kami lakukan yaitu seperti penandatandanan komitmen bersama pelaku usaha di objek wisata Guci, dan menerapkan SOP layanan berbasis protokol kesehatan.

Jadi sudah ada SOP yang harus dilaksanakan baik bagi petugas maupun pengunjung," terang Kepala UPTD Objek Wisata Guci, Ahmad Hasib, pada Tribunjateng.com, Jumat (8/1/2021).

Adapun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dilakukan oleh pengelola layanan Homestay, Villa, dan pondok wisata di objek wisata Guci di antaranya harus menyediakan alat pengukur suhu tubuh termogan.

Harus mengenakan masker dan face shield, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, handsanitizer, alat semprot atau kain lap disinfektan, kelengkapan kamar mandi dan kakus, papan himbauan pengunjung dan SOP petugas, dan surat pernyataan komitmen patuh protokol kesehatan.

Selain itu, petugas harus menyemprotkan disinfektan di seluruh ruangan Homestay, Villa, dan pondok wisata serta membersihkan perabot ruangan dengan kain lap dan cairan disinfektan.

Pengelola dilarang memberikan layanan fasilitas pemandian air panas atau dingin umum lebih dari lima orang.

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved