Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Bupati Yuni Apresiasi Garden Flower di Kampung Turi Sragen

Kampung Turi, Keluaran Sine, Kecamatan Sragen luncurkan kampung Garden Flower. Garden Flower ini merupakan

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Dedy Endriyatno ketika melakukan penandatanganan prasasti di Kampung Turi, Jumat (8/1/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kampung Turi, Keluaran Sine, Kecamatan Sragen luncurkan kampung Garden Flower.

Garden Flower ini merupakan inovasi dari tokoh masyarakat dibantu oleh pihak kelurahan.

Masyarakat kampung menjajakan aneka tanaman hias dan sayuran yang dipajang di depan masing-masing rumah warga.

Tak hanya itu, warga juga menjajakan aneka kue jaman dahulu.

Garden Flower ini, diresmikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Jumat (8/1/2020).

Peresmian ditandai dengan Bupati memukul kentongan diikuti oleh warga di masing-masing rumah dilanjutkan penandatanganan prasasti. 

Upaya ini mendapat apresiasi pihaknya, karena dinilai dapat membantu pertumbuhan ekonomi.

"Inovasi yang luar biasa disupport dengan dana dari CSR.

Semoga ini bisa menjadi trigger kampung dan desa yang lain semoga mempunyai inovasi seperti ini."

"Dengan ini diharapkan pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa memenuhi target, desa atau kampung bisa mandiri," kata Yuni.

Bupati melanjutkan ini merupakan one village one produk, masing-masing desa mempunyai keunggulan masing-masing.

Yuni bahkan tidak menyangka tanaman hias dan sayuran yang dijajakan di kampung Turi merupakan tanaman yang biasa hidup di dataran tinggi.

Namun dengan kegigihan, keuletan serta kekompakan dan niatan yang tulus masyarakat, tanaman hias tersebut bisa tumbuh di Kampung Turi.

Sebelum diresmikan, Garden Flower ini telah dibuka untuk umum sebagai percobaan.

Pengunjung setiap Sabtu dan Minggu mencapai 400 orang.

"Menurut pak lurah tadi, setiap hari Sabtu dan Minggu sudah ada pengunjung 400 orang untuk bisa berkeliling dan membeli tanaman-tanaman yang ada di depan rumah masing-masing," katanya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved