Breaking News:

Berita Pati

Polres Pati Ringkus Pengedar Narkoba dalam Lapas, Modus Masukkan Sabu dalam Sabun

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Pati berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di Lapas Pati.

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat dan Kasat Reserse Narkoba AKP Gunawan Wibisono menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu yang disita polisi, Kamis (7/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Jajaran Sat Res Narkoba Polres Pati berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati.

Bekerjasama dengan pihak Lapas, Polres Pati berhasil mengungkap kasus ini pada 31 Desember 2020 lalu.

Dari kasus ini, polisi berhasil meringkus tiga orang tersangka, yakni MN, ZM, dan SH. Ketiganya berasal dari Jepara.

Mereka memiliki peran berbeda, satu orang menyiapkan paket sabu, sementara dua lainnya berangkat mengantar ke pemesan di Lapas Pati. Dari dua pengantar ini, satu orang masuk ke dalam lapas dengan berpura-pura sebagai pembesuk.

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat menjelaskan, dari tersangka, pihaknya menyita narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 14,63 gram.

“Pelaku merupakan pengedar lintas kabupaten,” ujar dia dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Kamis (7/1/2021).

AKBP Arie mengatakan, modus pelaku ialah berpura-pura menjenguk narapidana dan menyelundupkan sabu dalam kemasan sabun mandi batangan.

Polisi menduga, transaksi narkoba di dalam Lapas ini telah terjadi setidaknya lima kali. Terdapat dua orang narapidana yang memesan sabu. Mereka juga akan diproses secara hukum.

Ketika ditanyai oleh Kasat Res Narkoba Polres Pati AKP Gunawan Wibisono, satu di antara tersangka mengatakan bahwa narapidana Lapas Pati memesan narkoba melalui pesan WhatsApp.

AKP Gunawan menjelaskan, ponsel yang digunakan napi untuk memesan sabu telah disita oleh polisi. Adapun ketiga tersangka dijerat pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Untuk diketahui, selain ketiga tersangka penyelundup narkoba dalam Lapas Pati, Polres Pati juga meringkus lima tersangka kasus penyalahgunaan narkoba lainnya.

Seorang tersangka berinisial DP ditangkap di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen pada 2 Januari 2021. Dalam kasus ini, polisi juga menetapkan satu orang sebagai buron, yakni SL. Ia ditengarai sebagai pengedar narkoba yang dikonsumsi DP.

Polisi juga telah menggeledah rumah SL dan menemukan 22,78 gram sabu dalam tas miliknya. Selain itu, polisi juga menemukan senjata revolver mainan yang digunakan SL untuk menakut-nakuti orang sekitar.

Adapun empat tersangka kasus penyalahgunaan narkoba lainnya, yakni WW, SG, JM, dan KL, diringkus polisi di Desa Tegalharjo Kecamatan Trangkil.

Mereka diringkus pada 3 Januari 2021 saat tengah berpesta sabu di salah satu rumah warga. Dari mereka polisi menyita 0,27 gram sabu beserta alat hisapnya. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved