Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Daftar Pesawat Jatuh yang Tak Pancarkan Sinyal ELT, Sriwijaya Air SJ-182 hingga Air Asia QZ-8501

Pesawat Sriwijaya Air tidak memancarkan sinyal emergency location transmitter (ELT) ketika hilang kontak.

Editor: m nur huda
Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi Maskapai Sriwijaya Air. (DOK SRIWIJAYA AIR) 

Dugaan ini berdasarkan temuan serpihan pesawat di lokasi kejadian.

Sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) jadi salah satu yang dicari saat terjadi kecelakaan pesawat.
Sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) jadi salah satu yang dicari saat terjadi kecelakaan pesawat. (aircraftsystemstech.com)

"Jadi, ELT tidak didesain untuk impact yang besar. Jadi, kalau teman-teman di sana menemukan serpihan, berarti pesawat impact-nya cukup kuat. Dan kemungkinan besar ELT-nya enggak sukses," kata Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono, kepada Kompas.com, di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Tangerang.

Dugaan lainnya adalah ELT di pesawat tersebut sudah rusak sehingga tidak menyala.

"ELT yang dipasang di pesawat itu kalau tenggelam ke air pasti tidak akan manjat. ELT-nya kemungkinan rusak," kata dia.

Pesawat jatuh yang tidak memancarkan ELT bukan kali ini saja terjadi. Berikut 3 pesawat jatuh yang dilaporkan tidak memancarkan sinyal ELT. 

1. Rimbun Air

Pesawat Twin Otter DHC6-400 dengan nomor registrasi PK-CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri hilang kontak pada 18 September 2020.

Pesawat tersebut menempuh perjalanan dari Timika ke Ilaga dengan mengangkut empat orang dan 1,7 ton beras.

Ketika hilang kontak, pesawat tidak memancarkan sinyal ELT.

Danlaud Yohanis Kapiyau Timika Letkol Sugeng Sugiharto mengatakan, pihaknya mengasumsikan pesawat itu mendarat darurat sehingga tidak memancarkan sinyal ELT.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved