Breaking News:

Berita Kesehatan

12 Makanan Tinggi Kolesterol, Bijaksana saat Mengonsumsi

Padahal tidak demikian apabila kadar kolesterol darah dalam kondisi normal, yaitu kurang lebih 200 mg/dl

Shutterstock
ilustrasi telur 

TRIBUNJATENG.COM – Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin yang dapat diproduksi oleh tubuh, terutama di dalam organ hati dan diperoleh dari asupan makanan.

Kolesterol selama ini kerap dianggap sebagai zat jahat penyebab timbulnya berbagai penyakit berbahaya, termasuk penyakit jantung koroner dan penyakit stroke.

Padahal tidak demikian apabila kadar kolesterol darah dalam kondisi normal, yaitu kurang lebih 200 mg/dl.

Kolesterol merupakan komponen penting dari setiap sel dalam tubuh, yakni memberikan kekuatan dan fleksibilitas membran sel.

Di dalam tubuh, kolesterol di antaranya memiliki sejumlah fungsi berikut:

  • Memainkan peran penting dalam produksi sejumlah hormon, seperti hormon seks, hormon korteks, dan hormon adrenalin
  • Memiliki peran penting dalam produksi vitamin D
  • Berperan penting dalam produksi garam empedu yang diperlukan untuk membantu usus menyerap lemak atau mencerna lemak

Jadi, jika takarannya pas atau normal, kolesterol adalah lemak yang berperan penting dalam tubuh.

Tapi, jika kadarnya terlalu banyak, kolesterol dalam aliran darah justru bisa berbahaya bagi tubuh.

Karena tidak dapat bercampur dengan baik dengan cairan (darah), kolesterol diangkut oleh partikel yang disebut lipoprotein, termasuk low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL).

LDL sering disebut sebagai "kolesterol jahat" karena dikaitkan dengan penumpukan plak di arteri.

Sementara, HDL sering disebut sebagai “kolesterol baik" karena bisa membantu mengeluarkan kelebihan kolesterol dari tubuh.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved