Breaking News:

Penanganan Corona

Penanganan Covid-19, Pemkab Kudus Tambah 18 Ruang ICU

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menambah 18 ruang ICU untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien Covid-19‎

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo memimpin rapat koordinasi persiapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Lantai 4, Sekretariat Daerah (Setda) Kudus, Senin (11/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menambah 18 ruang ICU untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pasien Covid-19‎.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, menginstruksi penambahan ‎ruang ICU sebanyak 15 persen untuk menangani pasien Covid-19.

Namun, kata dia, ketersedian ruang ICU rumah sakit yang sudah siap ‎untuk saat ini sebanyak 18 ruangan.

"Ruangan ICU kami tambah 15 persen, sedangkan ruang isolasi kami tambah 30 persen untuk penanganan pasien," ujar dia, usai rapat koordinasi di Lantai 4, Sekretariat Daerah (Setda) Kudus, Senin (11/1/2021).

Dia menjelaskan, ‎penambahan kapasitas ruang isolasi dan ICU itu berlaku untuk seluruh rumah sakit lini satu dan dua.

Diketahui penambahan sejumlah ruang ICU rumah sakit itu terdiri dari RSUD dr. Loekmono Hadi (14 ruang), RSI Sunan Kudus (1 ruang), RS Mardi Rahayu (2 ruang), dan RS Kumala Siwi (2 ruang).

"Nanti kami bersama Forkopimda juga akan memeriksa kesiapan penambahan ruangan ini," jelas dia.

Selain itu pihaknya‎ juga akan meningkatkan jumlah tenaga kesehatan khususnya dokter dan perawat.

Penyediaan tenaga kesehatan itu akan bekerjasama dengan organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan organisasi profesi lainnya.

"Tenaga kesehatan untuk menangani pasien ini juga akan ditambah," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved