Breaking News:

Penanganan Corona

Polres Tegal Gencar Lakukan Operasi Yustisi di Tempat Rawan Kerumunan Mulai Tanggal 11-25 Januari

Seluruh jajaran dari Polres dan Polsek Tegal tetap meningkatkan giat operasi yustisi.

Istimewa
Kabagops Polres Tegal, Kompol Aries Heriyanto, saat melakukan operasi yustisi di daerah Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Meski bukan daerah yang termasuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun seluruh jajaran dari Polres dan Polsek Tegal tetap meningkatkan giat operasi yustisi.

Hal ini diakui oleh Kabagops Polres Tegal, Kompol Aries Heriyanto, sebagai tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tentang pembubaran kerumunan massa.

Sehingga Polres Tegal bersama TNI, Satpol PP, dan instansi terkait melaksanakan operasi yustisi di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.

"Tujuan kegiatan ini ya supaya memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal, sehingga kami juga melibatkan seluruh komponen baik TNI, Polri, Satpol PP, di bawah kendali Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal, begitu juga yang di Kecamatan dan Desa," ujar Kompol Aries, pada Tribunjateng.com, Selasa (12/2/2021).

Adapun yang menjadi sasaran utama operasi yustisi ini yaitu tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Contohnya seperti di Mal, pasar, cafe, angkringan, lesehan, ruko yang ramai pengunjung, tempat wisata, dan lain sebagainya.

Kabagops Polres Tegal, Kompol Aries Heriyanto, saat melakukan operasi yustisi di daerah Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Selasa (12/1/2021).
Kabagops Polres Tegal, Kompol Aries Heriyanto, saat melakukan operasi yustisi di daerah Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Selasa (12/1/2021). (Istimewa)

Intinya jika ditemukan ada tempat yang menimbulkan kerumunan masyarakat, maka akan langsung ditindak oleh tim lintas sektoral (linsek) Kabupaten Tegal dengan melakukan pembubaran. 

"Kegiatan ini kami mulai sejak Senin (11/1/2021) kemarin sampai Senin (25/1/2021) mendatang. Namun tidak menutup kemungkinan operasi yustisi akan terus berlanjut sampai Covid-19 ini musnah dari Indonesia," tegasnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved