Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Fakta Baru Tragedi Sriwijaya Air SJ 182, Nama Yulius dan Indra Masuk Manifest Ternyata Masih Hidup

Paulus Yulius Kollo (24), asal Kupang, membatalkan tiket pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KOMPAS.COM
Jadwal penerbangan Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-PontianaK 

TRIBUNJATENG.COM- Nasib baik dialami Yulius dan Indra selamat dari tragedi pesawat Sriwijaya Air.

Paulus Yulius Kollo (24), asal Kupang, membatalkan tiket pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

Ia bersama temannya, Indra Wibowo (21)asal Aceh Tenggara, memilih menggunakan transportasi kapal laut ke Pontianak lantaran mengikuti saran bosnya.

Baca juga: Mayat Agus Minarni Berhasil Diidentifikasi, Ibu Guru Korban Sriwijaya Air Pulang Jawa Layat Mertua

Baca juga: Kabar Duka, Asner Calon Walikota Terpilih Meninggal Gara-gara Terpapar Corona

Baca juga: Kabar Duka, Dokter Prasetya Hudaya Meninggal Gara-gara Terpapar Corona di Solo

Baca juga: Mayat Indah Halimah Putri Berhasil Diidentifikasi, Lidah Keluarga Kelu, Tak Sanggup Wawancara

Paulus Kullo dan Indra Wibowo batal terbang dengan Sriwijaya Air SJ-182, begini ceritanya.
Paulus Kullo dan Indra Wibowo batal terbang dengan Sriwijaya Air SJ-182, begini ceritanya. (YouTube/ TvOneNews)

Maklum, saat setelah memiliki tiket pesawat, ia dan temannya diwajibkan mengikuti Swab PCR dan menunjukkan hasilnya negatif, sebagai syarat keberangkatan.

Biaya Swab PCR lumayan mahal. Untuk mengetahui hasilnya secara instan, yakni enam jam, harganya Rp 2,6 juta.

Atas saran bosnya, Paulus cek tiket kapal laut. Harganya cocok di kantong. Ia bersama temannya lantas naik KM Lawit dan tiba dengan selamat ke Pontianak.

Belakangan Paulus tahu pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hilang kontak hingga dikabarkan jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2020).

Nama Paulus dan temannya masuk dalam manifes penumpang Sriwijaya Air SJ I82. Sebab, saat membatalkan tiket, ia tidak memberitahu pihak maskapai.

Orangtuanya di kampung halaman syok mendengar kabar tersebut. Mereka mengira Paulus berada di atas pesawat.

"Orangtua saya menangis, mengira bahwa saya sudah kenapa-kenapa. Semua jalan Tuhan saya bisa selamat dan memang nasib saya beserta teman saya," ucap Yulius saat ditemui di rumah milik bosnya, Jalan HRA Rachman, Gang Nusa, Swignyo, Sungai Jawi, Kota Pontianak, Senin (11/1/2021) malam.

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved