Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Sragen Tak Jadi Dapat 1.776 Vaksin Covid-19 Sinovac Januari Ini

Hal ini dikarenakan vaksin Sinovac sebanyak 1.776 dosis yang akan dikirim ke Sragen ditunda pengirimannya. Vaksin baru akan diterima Pemkab Sragen Feb

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
YouTube/Setepres
Petugas terlihat membuka kemasan vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan ke Presiden Jokowi, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN –Kabupaten Sragen gagal lakukan vaksin Covid-19 serentak yang dijadwalkan dilakukan esok hari, Kamis (14/1/2021).

Hal ini dikarenakan vaksin Sinovac sebanyak 1.776 dosis yang akan dikirim ke Sragen ditunda pengirimannya.

Vaksin baru akan diterima Pemkab Sragen Februari 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto ketika ditemui di kantornya mengutarakan, vaksin Covid-19 pada Januari di Jawa Tengah difokuskan tiga kabupaten/kota.

Baca juga: Cek Persiapan Vaksinasi di Kab Semarang, Ganjar: Tenaga Kesehatan Sudah Pengalaman Imunisasi

Baca juga: Viral Video Sopir Bus Sugeng Rahayu Ugal-ugalan di Madiun Nyaris Tabrak Mobil Arah Berlawanan

Baca juga: Kemenag Jateng Gandeng GP Ansor Perkuat Moderasi Beragama di Masyarakat

Baca juga: Jual Mobil Motor Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Selasa 12 Januari 2021

Yakni Kota Solo, Kabupaten Semarang dan Kota Semarang.

"Untuk jadwal Kabupaten Sragen masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng," kata Hargi, Rabu (13/1/2021).

Vaksin Sinovac dikatakan Hargi membutuhkan penyimpanan khusus yakni dalam suhu 2-8 derajat celcius. Nanti akan disimpan di ruang farmasi di Kroyo.

Tahapan Vaksin

Sudah dilakukannya vaksinasi hari ini ditingkat nasional oleh Presiden Jokowi bersama tokoh masyarakat dan tokoh milenial akan disusul di tingkat provinsi esok hari.

Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. (ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO)

Hargi mengatakan, pelaksanaan vaksin nanti ada empat meja, meja pertama yakni meja pendaftaran, kedua meja screening dengan aplikasi, selanjutnya meja penyuntikan.

"Terakhir ialah meja pelaporan yakni, pasien yang sudah disuntik vaksin diminta istirahat selama 30 menit dan akan diawasi tim medis," katanya.

Baru setelah lolos diperbolehkan pulang. Dua Minggu kemudian atau 14 hari pasien baru akan melakukan suntik vaksin tahap kedua.

Hargi melanjutkan dalam kurun waktu hingga tibanya vaksinasi di Sragen, pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk vaksin Covid-19.

"Kenapa? nanti setelah divaksin harapan kami masyarakat ya tetap terapkan Prokes. Jangan sampai nanti apalagi temen-temen nakes sudah sudah vaksin merasa sudah kebal tidak pakai masker," katanya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved