Breaking News:

Berita Banjarnegara

Buldoser dan Ekskavator Diturunkan Atasi Longsor Jalan Provinsi Glempang Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara menangani dampak longsor yang menimbun jalan provinsi di Desa Glempang.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Satu buldoser, dua eskavator untuk menyingkirkan material longsor yang menutup jalan provinsi. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menangani dampak longsor yang menimbun jalan provinsi di Desa Glempang Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, pihaknya telah mengerahkan satu buldoser, dua eskavator untuk menyingkirkan material longsor yang menutup jalan provinsi.  Empat dump truck juga diturunkan untuk mengevakuasi material longsor dari lokasi bencana. 

"Kami timnya pak gubernur, sigap langsung mengambil langkah untuk menangani tanah longsor ini, "katanya, Rabu (13/1/2021) 

Budhi mengimbau masyarakat atau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalan di Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, di kanan kiri jalan di daerah ini banyak tebing yang rawan longsor. 

Masyarakat diimbau untuk waspada terutama saat menjumpai tanda-tanda tanah bergerak, semisal adanya tanaman atau pohon yang posisinya telah miring.  Tebing dengan kondisi tanah yang labil itu bisa sewaktu-waktu bergerak hingga menimbun benda apapun di bawahnya. 

"Lihat kalau ada tanaman yang miring, waspada karena bisa seketika menimbun kita, " katanya

Pergerakan tanah terjadi di 
Desa Glempang Kec Mandiraja, RT 05 RW 04 karena dipicu hujan berintensitas tinggi, sejak Selasa sore hingga malam (12/1/2021). 

Tebing setinggi  kurang lebih 25 meter longsor sepanjang sekitar 50 meter, dengan lebar sekira 35 meter. Ketebalan material yang menimbun jalan sekitar 3 meter. 

Longsor mengakibatkan akses jalan utama Banjarnegara-Kebumen via Glempang Mandiraja tertutup total. Sebab material longsor menutup penuh jalan raya. Longsor susulan berpotensi masih bisa terjadi mengingat kondisi tanah yang labil. 

Warga Glempang Marsid mengatakan, longsor terjadi di tebing yang telah dikepras sebelumnya untuk kepentingan pembangunan. Longsor menimbun bangunan atau bengkel pembuatan batu bata yang berada di bawahnya. Longsor juga nyaris mengenai sebuah rumah di sisi jalan raya. 

"Paling kurang 50 cm longsorannya mengenai rumah. Saat kejadian itu orangnya sedang ngopi," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved