Breaking News:

Penanganan Corona

Klaster Hajatan Resepsi Pernikahan Jadi Penyumbang Peningkatan Kasus Covid-19 di Karanganyar

Selain kontak erat, kluster hajatan menjadi penyumbang meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Selain kontak erat, kluster hajatan menjadi penyumbang meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com dari instagram @dinkeskaranganyar pada Rabu (13/1/2021), tercatat ada 527 kasus positif Covid-19.

Dari jumlah tersebut 285 orang menjalani isolasi mandiri, sedangkan sisanya 242 menjalani rawat inap. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, penambahan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir ini selain dari kontak erat juga dari kluster hajatan.

Berkaca dari adanya kluster hajatan tersebut, dia meminta warga Karanganyar yang belum merencanakan resepsi lebih baik menunda dulu hingga keadaan betul-betul aman. 

"Kalau ijab kabul masih bisa dilaksanakan, toh tidak banyak orang.

Prosesi resepsi itu kan tinggal prosesi syukuran.

Yang belum merencanakan kami minta menunda dulu," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (14/1/2021). 

Lanjutnya, sedangkan yang sudah terlanjur merencanakan acara resepsi selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) pada 11 hingga 25 Januari 2021, dapat menggelar acara dengan konsep banyu mili, tidak ada kursi, makanan dibungkus untuk dibawa pulang dan tidak ada hiburan. 

Terpisah, Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso menjelaskan, aturan saat pelaksanaan ijab kabul masih sama, jumlah pengunjung dibatasi sebanyak 10 orang dengan protokol kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved