Breaking News:

Berita Demak

Langar Netralitas Pilkada, Oknum Guru di Demak Dijatuhi Sanksi

Seorang guru SD berinisial BS dijatuhi sanksi karena melanggar netralitas Pilkada 2020.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/YUNAN SETIAWAN
Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh saat ditemui Tribun Jateng, beberapa hari lalu.(TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seorang guru berinisial BS Sekolah Dasar di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, telah dijatuhi sanksi karena melanggar netralitas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh mengatakan, pihaknya telah menerima surat dari Bupati Demak yang berisi penjatuhan sanksi kepada guru tersebut.

"Hari ini kami menerima surat tersebut. Dan benar yang bersangkutan telah dijatuhi sanksi oleh bupati," katanya saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis, (14/01/2021).

Penjatuhan sanksi tersebut, kata dia, tertuang dalam Surat Keputusan  Bupati Demak Nomor 887/10 Tahun 2021.

Dalam surat  yang ditandatangai Plt Bupati Demak Joko Sutanto yang menetapkan:

"Menjatuhkan hukuman disiplin tingkat sedang berupa penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun."

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Demak menemukan oknum ASN terlibat dalam satu kegiatan kampanye pasangan calon bupati Demak.

Dalam kampanye tersebut, kata Khoirul, oknum  ASN tersebut berfoto dan mencungkan dua jari yang mengarah pada nomor urut paslon. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved