Breaking News:

Berita Kebumen

.Guru PAI Kebumen Ngadu ke Bupati, Minta Diikutkan Perekrutan 1 Juta Guru PPPK 2021

Bupati Kebumen usulkan guru PAI non-PNS bisa memiliki kesempatan mengikuti perekrutan tenaga pendidik.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Kebumen di rumah dinas bupati, kemarin Kamis (14/01/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz akan mengusulkan ke Kemenpan RB dan BKN agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS di Kabupaten Kebumen bisa memiliki kesempatan mengikuti perekrutan tenaga pendidik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Ini disampaikan Yazid saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Kebumen di rumah dinasnya, kemarin Kamis (14/01/2021). 

Kepada bupati, AGPAII menyampaikan keluhan guru PAI non-PNS di SD dan SMP yang tidak masuk skema rencana perekrutan sejuta tenaga pendidik PPPK pada tahun 2021.

“Kita akan perjuangkan bersama-sama, "katanya, Jumat (15/1/2021) 

Yazid menyampaikan alasan mengapa guru agama perlu diperjuangkan kesejahteraannya. Pendidikan, dinilainya menjadi salah satu ujung tombak pembangunan Kabupaten Kebumen ke depan, terutama bidang agama di sekolah, baik SD maupun SMP. 

Karenanya, ia berharap usulan agar guru PAI non-PNS di Kabupaten Kebumen bisa mengikuti seleksi 1 juta tenaga pendidik PPPK, bisa dipenuhi pemerintah. 

Keterangan dari Ketua DPD AGPAII Kabupaten Kebumen, Joko Paripurno, saat ini jumlah guru PAI di Kabupaten Kebumen untuk tingkat SD dan SMP mencapai 524 orang. Sedangkan yang telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebanyak 175 untuk guru di SD, dan sekitar 60 guru di SMP. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved