Berita Pemalang
Jembatan Penghubung Ambles, Warga Desa Gongseng Randudongkal Pemalang Terisolir
embatan Kali Ayer yang merupakan satu-satunya penghubung desa rusak, karena hantaman derasnya arus sungai
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Cuaca buruk yang melanda Pemalang membuat warga Desa Kejene dan Desa Gongseng Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang terisolir.
Pasalnya jembatan Kali Ayer yang merupakan satu-satunya penghubung desa rusak, karena hantaman derasnya arus sungai.
Putusnya jembatan penghubung karena pondasi jembatan Kali Ayer sisi barat tergerus arus sungai dan ambles mencapai 6 meter, dengan lebar 4 meter.
Kondisi itu membuat jembatan rusak hampir 7 meter, dan memutus akses warga dari dua desa.
Amblesnya pondasi jembatan diterangkan Serda Tri Budi Asmoro, Babinsa Koramil 08, Kodim 0711 Pemalang, terjadi pada Rabu (12/1) siang.
"Akibat hujan lebat, Kali Ayer meluap, dan derasnya arus air menggerus pondasi jembatan. Alhasil jembatan amblas," paparnya, melalui sambungan telpon, Jumat (15/1/2021).
Dilanjutkannya, jembatan tersebut menjadi akses satu-satunya warga Desa Kejene dan Desa Gongseng.
"Jambatan tersebut memang menjadi akses satu-satunya warga, dan sampai saat ini belum aada perbaikan," paparnya.
Ditambahkannya Serda Tri, TNI Polri dan Pemerintah tengah mengupayakan adanya perbaikan darurat.
"Tindakan sementara akan dibuatkan jalur darurat untuk mengakomodir warga, tapi kemungkinan hanya bisa dilalui pejalan kaki," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-jembatan-penghubung-desa-kejene-dan-desa-gotu-lalu.jpg)