Breaking News:

Berita Karanganyar

Warga Karanganyar Berencana Menikah Dikumpulkan Camat Gondangrejo: Tidak Boleh Ada Hiburan dan Kursi

Rusmanto menyampaikan, pihak kecamatan telah memberikan permohonan kepada 19 orang yang berencana menggelar acara hajatan selama PPKM.

Istimewa
Forkopimcam Gondangrejo saat mengecek pelaksanaan acara hajatan selama pemberlakuan PPKM.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Forkopimcam Gondangrejo mengumpulkan sebanyak 19 orang yang berencana menggelar acara hajatan selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Karanganyar.

Camat Gondangrejo, Rusmanto menyampaikan, pihak kecamatan telah memberikan permohonan kepada 19 orang yang berencana menggelar acara hajatan selama PPKM.

Usulan itu telah disampaikan warga sebelum pemberlakuan PPKM.

Mayoritas masyarakat mengajukan permohonan untuk penyelenggaraan acara pernikahan.

Forkopimcam telah mengumpulkan 19 orang tersebut untuk diberikan pengarahan terkait aturan penyelenggaraan hajatan selama pemberlakuan PPKM di Kantor Kecamatan. 

"Selasa saya kumpulkan di kecamatan, saya beri arahan.

Intinya masih bisa menggelar acara tapi harus menyesuaikan aturan yang sudah ada.

Protokol kesehatan, banyu mili, tidak ada hiburan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (15/1/2021). 

Terkait pengawasan, anggota Satpol PP Kecamatan, Babinsa dan Babinkamtibmas akan terjun langsung ke lapangan untuk mengecek ke lokasi, apakah warga yang telah diberikan pengarahan itu mentaati aturan sesuai instruksi bupati. 

"Kemarin itu saya pantau tiga lokasi.

Warga manut, tidak ada hiburan, tidak ada kursi tamu," ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo mengatakan, selama pemberlakuan PPKM ada sejumlah 98 hajatan yang digelar di Kabupaten Karanganyar. Ada tasyakuran dan pernikahan.

Sesuai arahan dari Forkopimda, acara hajatan yang digelar selama PPKM harus mengikuti aturan sesuai instruksi bupati nomor 180/2/tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19).

Acara hajatan hanya boleh digelar bagi warga yang telah mendapatkan rekomendasi, acara digelar siang hari, tidak menyediakan hiburan, konsep banyu mili, tanpa kuris, konsumsi dibungkus untuk dibawa pulang dan menerapkan protokol kesehatan. (Ais). 

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved