Breaking News:

Berita Kebumen

Kegalauan Guru PAI di Kebumen Tak Masuk Formasi Perekrutan Sejuta Guru PPPK

Tetapi belakangan angin segar itu berubah menjadi badai yang menyapu harapan. Musbikhin dan Guru PAI lainnya harus gigit jari.

Istimewa
Audiensi AGPAII Kebumen dengan Bupati Yazid Mahfudz di rumah dinas Bupati, Kamis (14/1/2021) lalu (ist) 

TRIBUNJATENG. COM, KEBUMEN - Kabar perekrutan sejuta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi angin segar bagi guru non PNS di seluruh Indonesia, tidak terkecuali guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Kebumen.

Ini pula yang dirasakan Musbikhin, Anggota Asosiasi Guru PAI Indonesia Kabupaten Kebumen sekaligus guru agama Islam di SDN Podourip Kecamatan Petanahan Kebumen.  

Kuota satu juta guru PPPK bukan jumlah sedikit.

Baca juga: Sosok Kompol Dani Kurniawan Kapolsek Semarang Utara, Alumni Akpol 2009, Sedikit Bicara Banyak Kerja

Baca juga: Prediksi Liverpool Vs Manchester United Liga Inggris, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Tak Puas Jambret di Mranggen Demak, Gendut Lanjut Bobol Gerai Burger di Semarang

Baca juga: Wali Kota Semarang Mulai Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Setelah PPKM

Artinya, peluang guru Non PNS di negeri ini untuk diangkat menjadi guru PPPK terbuka lebar.

Cita-cita peningkatan kesejahteraan guru yang diimpikan selama ini bakal segera terwujud. 

Tetapi belakangan angin segar itu berubah menjadi badai yang menyapu harapan.

Musbikhin dan Guru PAI lainnya harus gigit jari karena kabar yang menyesakkan. 

Formasi sejuta guru PPPK itu ternyata tidak termasuk di dalamnya guru PAI.

Musbikhin dan teman-teman seperjuangannya pun berusaha mencari tahu apa musababnya. 

"Ternyata Kemdikbud dan Kemenag pusat belum intens komunikasi, "katanya, Sabtu (16/1/2021) 

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved