Breaking News:

Berita Pati

Oknum Mantan Kepala Desa di Pati Terjaring Razia PPKM di Tempat Karaoke

Seorang mantan kades di Pati terjaring razia PPKM oleh tim gabungan, Jumat (15/1/2021) malam.

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Seorang oknum mantan kepala desa di Pati terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh tim gabungan, Jumat (15/1/2021) malam, dan dirapid test di Gedung Mantap Brata Polres Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Seorang mantan kepala desa di Pati terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh tim gabungan, Jumat (15/1/2021) malam.

Ia bersama 20 orang lainnya terjaring razia saat berada di sebuah tempat karaoke di kompleks Ruko Indah Juwana, yang lebih dikenal dengan sebutan “Congyok”.

Ke-21 orang yang terjaring razia ini terdiri atas karyawan karaoke, pemandu karaoke, dan pengunjung. Mereka dibawa ke Gedung Mantap Brata Mapolres Pati untuk dimintai keterangan, membayar denda adminstrasi terkait pelanggaran protokol kesehatan, dan dirapid test.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, oknum mantan kepala desa ini juga mengaku sebagai wartawan.

“Yang bersangkutan pernah menjabat sebagai kepala desa di Pati, tapi sudah nonaktif. Setelah kami dalami, dia juga pernah bekerja di salah satu media massa, tapi informasinya sudah keluar,” kata Kabag Ops Polres Pati AKP Sugino.

Ketika melakukan peninjauan di Mapolres Pati, Bupati Pati Haryanto menegur mantan kepala desa tersebut.

Ketika ditegur oleh bupati, yang bersangkutan beralasan hanya menjemput temannya di tempat karaoke.

Haryanto menegaskan bahwa dirinya tidak pandang bulu dalam menegakkan PPKM.

“Semua sama. Kalau melanggar akan dikenai sanksi. Bahkan kemarin juga ada ASN saya terjaring (razia). Itu sudah saya beri sanksi. Saya turunkan pangkatnya selama tiga tahun,” tegas dia. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved