Breaking News:

Berita Pemalang

Satu ASN Pemkab Pemalang Terindikasi Tak Netral dalam Pilkada

Seorang ASN Pemerintah Kabupaten Pemalang dinyatkan tak netral dalam Pilkada serentak Desember tahun lalu. 

Penulis: budi susanto | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Budi Susanto
Penggunaan jalan melintas di gerbang masuk Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Seorang ASN Pemerintah Kabupaten Pemalang dinyatkan tak netral dalam Pilkada serentak Desember tahun lalu. 

Hal itu ditegaskan oleh Bawaslu Jateng, di mana dari total 44 kasus, satu kasus ada di Pemalang

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih, menerangkan, dari 44 kasus ada 114 ASN yang dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). 

Baca juga: Sosok Kompol Dani Kurniawan Kapolsek Semarang Utara, Alumni Akpol 2009, Sedikit Bicara Banyak Kerja

Baca juga: Kecelakaan Maut di Bawen Semarang Truk Sampah Vs Truk Boks 3 Meninggal Seketika

Baca juga: 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Truk Boks vs Truk Sampah di Bawen Merupakan Petugas Sampah

Baca juga: Biodata Muhammad Jaber, Adik Kandung Syekh Ali Jaber Usia 15 Tahun Jadi Imam Masjid di Kota Madinah

"Mereka terindikasi tak netral dalam Pilkada, untuk Kabupaten Pemalang ada satu ASN," jelasnya, Sabtu (16/1/2021).

Dilanjutkannya, kasus netralitas ASN yang dicatat Bawaslu tersebar di berbagai kabupaten kota di Jateng. 

"Kasus itu ada di Purbalingga, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, Rembang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Purworejo, Blora, Boyolali, Demak, Kendal dan Pemalang," paparnya. 

Diterangkan Wahyu, dari total 114 ASN, 89 sudah ditindak lanjuti oleh KASN di wilayah masing-masing. 

"Sementara yang sudah dikenakan sanksi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing daerah ada 72 ASN," ucapnya. 

Ia menambahkan, dari 44 kasus, yang belum ditindaklanjuti oleh PPK ada 11 kasus yang terdiri dari 15 orang ASN

"Sementara jumlah rekomendasi Bawaslu di Jateng yang belum ditindaklanjuti oleh KASN sebanyak 13 kasus yang terdiri dari 21 ASN," tambahnya. (bud) 

Baca juga: JLSS Kebumen Jadi Ajang Balap Liar dengan Taruhan Puluhan Juta, Polisi Ambil Tindakan

Baca juga: Begini Cara Pedagang Barang Antik Semarang Hadapi Sepi Pembeli di Masa Pandemi

Baca juga: Ruang Isolasi RSUD Karanganyar Penuh, 6 Pasien Covid-19 Antre di IGD

Baca juga: Di Warung Mi Ayam Pelangi Karanganyar, Joko Bisa Jual 150 Porsi Mi Wajan Dalam Sehari

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved