Breaking News:

Berita Tegal

Sungai Rambut Perlu Dinormalisasi, Jaenal: Kami akan ke Dinas PSDA

Banjir beberapa hari lalu di wilayah Kecamatan Warureja, Tegal disebabkan intensitas hujan yang tinggi.

Tribun Jateng/Desa Leila Kartika
Kondisi di Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat terjadi banjir akibat meluapnya sungai rambut beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Banjir yang terjadi beberapa hari lalu di wilayah Kecamatan Warureja,

Kondisi di Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat terjadi banjir akibat meluapnya sungai rambut beberapa waktu lalu.
Kondisi di Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat terjadi banjir akibat meluapnya sungai rambut beberapa waktu lalu. (Tribun Jateng/Desta Leila Kartika)

Kabupaten Tegal, disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi sehingga membuat sungai rambut meluap bahkan sampai ke jalan pantura Warureja-Pemalang. 

Banjir pun pernah terjadi tepatnya pada awal Desember 2020 lalu karena meluapnya air sungai rambut. 

Namun banjir tidak sampai menggenani jalan raya pantura, hanya warga sekitar saja yang terdampak terutama yang tinggal di Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal Jaenal Dasmin mengatakan, upaya BPBD dalam menangani banjir yang sering terjadi di area sekitar sungai rambut, pihaknya akan berkoordinasi dengan BPBD Pemalang untuk bersama-sama ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jateng.

Tujuannya untuk membahas mengenai bagaimana upaya dari provinsi untuk mengatasi normalisasi sungai Rambut dan sungai Brungut.

"Karena Sungai Rambut ini merupakan kewenangan Dinas PSDA Provinsi Jateng, maka kami berencana kesana untuk membahas mengenai normalisasi sungai rambut. Kami tidak sendiri, karena lokasinya yang berbatasan dengan Pemalang sehingga nanti koordinasi dengan BPBD Pemalang juga," kata Jaenal, pada Tribunjateng.com, Jumat (15/1/2021) kemarin. 

Dikatakan, bulan Januari merupakan puncaknya hujan sehingga Satgas BPBD Kabupaten Tegal selalu siap 24 jam.  Termasuk memantau titik-titik mana saja yang rawan banjir maupun longsor.

BPBD berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Tegal juga memberikan bantuan nasi bungkus bagi warga yang terdampak banjir di Warureja kemarin.

Nasi bungkus sebanyak 900 bungkus dan dari Dinas Sosial Kabupaten Tegal membantu 60 kantong bantuan.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved