Breaking News:

Berita Regional

Haji Permata Pengusaha Batam Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai, Berawal Aksi Kejar-kejaran Kapal

Haji Permata tewas ditembak petugas bea cukai di perairan Tanjung Bakong Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau.

Via Intisari
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BATAM – Seorang pengusaha asal Batam bernama Haji Permata tewas ditembak petugas bea cukai di perairan Tanjung Bakong Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau.

Haji Permata merupakan mantan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam yang juga pemilik Hotel Oasis Batam.

Kabar tewasnya pengusaha itu disampaikan oleh seorang sahabatnya.

Baca juga: Ribuan Es Krim Terkontaminasi Virus Corona, Ini Mereknya

Baca juga: 5 Berita Populer: Sosok Istri Syekh Ali Jaber hingga Percakapan Terakhir Kapten Afwan dengan ATC

Baca juga: Isi Voice Note Terakhir Syekh Ali Jaber, Dibuka Asisten Iskandar: Ya Allah, Covid Itu Benar Ada

Baca juga: Kecelakaan Maut Honda HRV Ngebut Sulit Dikendalikan, Lawan Arah Tabrak APV dan 2 Motor di Semarang

 
"Ia benar saat ini jenazahnya akan dibawa ke Batam dari Tembilahan," ujar salah seorang sahabat Haji Permata yang enggan menyebutkan namanya sebagaimana dikutip dari TRIBUNBATAM.id, Jumat (15/01/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Kedatangan jenazah pengusaha Batam Haji Permata.
Kedatangan jenazah pengusaha Batam Haji Permata. (TRIBUNBATAM/ARGIANTO)

Ketua KKSS Tak Terima

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Batam Masrur Amin tak tinggal diam dengan tewasnya Haji Permata.

Dia menduga Haji Permata meregang nyawa dalam baku tembak dengan Petugas Bea Cukai.

Tokoh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) itu, kata Masrur, tewas di Perairan Senayang.

KKSS Batam pun berencana membawa permasalahan ini ke jalur hukum.

Sebab tidak hanya Haji Permata saja yang tertembak dalam kasus tersebut.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved