Breaking News:

Berita Internasional

Joe Si Merpati yang Diduga Terbang dari AS ke Australia Batal Disuntik Mati

Merpati bernama Joe yang awalnya diduga terbang dari Amerika Serikat (AS) melintasi Samudra Pasifik ke Australia, batal disuntik mati.

Kompas.com/Istimewa
Ilustrasi burung merpati balap. (SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNJATENG.COM, MELBOURNE - Merpati bernama Joe yang awalnya diduga terbang dari Amerika Serikat (AS) melintasi Samudra Pasifik ke Australia, batal disuntik mati.

Sebabnya, kemungkinan besar Joe adalah merpati lokal.

Australia sebelumnya hendak membunuh Joe karena menduga burung itu masuk "Negeri Kanguru" tidak melalui aturan karantina.

Baca juga: Ribuan Es Krim Terkontaminasi Virus Corona, Ini Mereknya

Baca juga: Obat Kangen, Megawati Prabowo Bintangi Iklan Produk Krimer

Baca juga: Ini Penyebab Terbunuhnya Janda Muda Yuliana di Hotel, Pelanggan Tak Puas Dilayani Terlalu Cepat

Baca juga: Isi Voice Note Terakhir Syekh Ali Jaber, Dibuka Asisten Iskandar: Ya Allah, Covid Itu Benar Ada

Namun kini dia mendapat "ampunan", karena gelang bergaya Amerika yang terpasang di kakinya kemungkinan tidak asli.

"Setelah penyelidikan, kementerian menyimpulkan bahwa Joe si Merpati sangat mungkin dari Australia dan tidak menimbulkan risiko keamanan hayati," kata Kementerian Pertanian, Air, dan Lingkungan Australia pada Jumat (15/1/2021).

"Kementerian yakin gelang kaki burung itu adalah tiruan dari yang asli," lanjutnya dikutip dari BBC.

Mereka juga menambahkan, tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil untuk Joe si Merpati.

Burung itu ditemukan warga Melbourne, Kevin Celli-Bird, di kebun belakang rumahnya pada 26 Desember.

Ia menamainya Joe karena terinspirasi dari nama presiden terpilih AS Joe Biden.

Gelang yang terdapat di kaki Joe terdaftar atas nama pemilik di Alabama AS, yang mengeklaim dia terakhir kali melihat merpati itu saat balapan di Oregon, Oktober 2020.

Halaman
12
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved