Breaking News:

Bertita Slawi

Kabupaten Tegal Masuk Zona Orange Penyebaran Covid-19, Joko: Tren Penambahan Kasus Baru Flukturatif.

Penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terjadi, namun trennya flukturatif.

Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, saat ditemui setelah kegiatan simulasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Slawi, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terjadi, namun menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, trennya flukturatif artinya ada saatnya naik tapi kadang juga turun.

Seperti untuk hari ini Senin (18/1/2021) ada penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 30 orang. Sedangkan Minggu (17/1/2021) kemarin ada penambahan 19 kasus, sehingga hari ini mengalami kenaikan kasus baru.

Tapi kalau untuk zonasi penyebaran Covid-19, Joko menyebut Kabupaten Tegal masuk dalam kategori zona orange. Sehingga tidak masuk dalam daftar daerah yang melaksanakan PSBB atau PPKM.

"Kalau membahas penambahan kasus baru memang naik turun terus, tapi kalau untuk kasus kematian konsisten setiap hari selalu ada yang meninggal. Seperti hari ini saya mendapat laporan ada dua pasien meninggal. Rata-rata setiap hari bisa 2-3 orang meninggal dunia karena Covid-19," kata Joko, pada Tribunjateng.com, Senin (18/1/2021).

Rata-rata pasien Covid-19 yang meninggal dunia, menurut Joko mayoritas yang usia nya di atas 50 tahun. Tapi usia 30-40 tahunan juga ada, namun yang paling banyak yaitu usia di atas 50 tahun.

Kebanyakan dari  mereka yang meninggal dunia karena memiliki penyakit bawaan atau penyerta (komorbid).

"Untuk kendala proses pemakaman alhamdulillah saat ini tidak terlalu banyak. Tapi ya masih ada masyarakat yang belum paham mengenai prokes pemulasaran jenazah sehingga harus ada edukasi. Tapi untuk konflik secara fisik tidak ada," jelasnya.

Sementara itu, update kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Senin (18/1/2021) yang terdata di covid19.tegalkab.go.id, kasus konfirmasi sebanyak 3.949 kasus.

Dari jumlah 3.949 kasus rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 3.401 kasus. Masih menjalankan isolasi mandiri (isoman) sebanyak 270 kasus. Masih dirawat di beberapa rumah sakit sebanyak 129 kasus. Dan, yang meninggal dunia berjumlah 149 kasus. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved