Berita Kecelakaan
Kecelakaan di Tol Pekalongan, Mobil Honda CRV Alami Aquaplaning Hilang Kendali Hingga Terbalik
Sebuah mobil Honda CRV mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pemalang - Batang KM 328 ( jalur A) yang masuk di Kabupaten Pekalongan
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebuah mobil Honda CRV mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pemalang - Batang KM 328 ( jalur A) yang masuk di Desa Purwodadi Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (18/1/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.
Honda CRV bernomor polisi K 1203 DC, dikemudikan oleh Yuniar Alifano Kurniawan (26), warga perum Muria Indah RT 8, RW 07, Desa Gondang manis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Kanit Laka Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman saat dihubungi Tribunjateng.com, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
"Betul mas ada kecelakaan tunggal di KM 328 jalur A," kata Ipda Maman.
Menurut Ipda Maman, untuk kronologi kecelakaannya saat itu mobil Honda CRV bernomor polisi K 1203 DC, melaju dari arah barat hendak ke timur atau dari Jakarta hendak ke Semarang dengan kecepatan 120 KM/jam.
Sesampainya di TKP kondisi hujan lebat, jalan penuh genangan air alami Aquaplaning sehingga laju kendaraan oleng dan tidak terkendali.
"Pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan sehingga terjadi aquaplaning dan lalu menabrak guard rail kemudian terperosok ke Ringht of Way (ROW) atau lebar badan jalan," ujarnya.
Dalam kejadian ini, beruntung tidak ada korban jiwa.
Hanya, kendaraan mengalami kerusakan.
"Saya mengimbau kepada pengguna jalan tol, untuk selalu mematuhi tata tertib lalulintas dan apabila di jalan tol diguyur hujan untuk mengurangi kecepatan kendaraannya," imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Lalu Lintas PBTR Nuruddin Zakaria saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan ada kecelakaan di KM 328.
"Ada dua korban mengalami luka ringan dan sekarang dibawa ke korban dirujuk ke RS Siaga Medika Pemalang," kata Nuruddin.
Menurutnya, kecelakaan terjadi pada waktu siang hari saat cuaca hujan dengan kondisi arus lalu lintas landai, dan alinyemen jalan lurus dan menanjak.
Pengemudi kurang antisipasi, mengendalikan laju kendaraan dengan kecepatan tinggi saat kondisi hujan sehingga hilang kendali dan menyebabkan kendaraan tergelincir menabrak pembatas tepi jalan kemudian masuk ROW.
"Dari kejadian tersebut secara teknis kondisi jalan baik tidak ada kerusakan (lubang/rutting) dan kecelakaan murni karena pengemudi kurang antisipasi mengendalikan laju kendaraan saat kondisi hujan turun."
"Selama periode 2021 lokasi KM 328 A nihil kejadian kecelakaan disimpulkan bukan termasuk titik blackspot," tambahnya. (Dro)