Breaking News:

Berita Karanganyar

Kematian Massal Ribuan Burung Puyuh di Colomadu: Virusnya Apa Belum Tahu

Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar belum bisa memastikan penyebab banyaknya puyuh yang mati.

Istimewa
Seorang peternak asal Colomadu, Heru saat membersihkan kandang puyuh miliknya.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar belum bisa memastikan penyebab banyaknya puyuh yang mati secara mendadak di wilayah Kecamatan Colomadu.

Pengawas dan Pengendalian Hewan Dispertan PP Karanganyar, Sutiyarmo menyampaikan, untuk memastikan penyebab kematian unggas tersebut, tim akan melakukan pengecekan ke lokasi esok hari.

Sementara ini laporan adanya unggas yang mati mendadak hanya terjadi di wilayah Kecamatan Colomadu.

"Penyebabnya apa kita pastikan dulu. Bisa jadi avian influenza, bisa tetelo.

Besok kita cek lokasi dulu," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (18/1/2021). 

Menurutnya, perubahan cuaca yang cukup ekstrem mungkin menjadi pemicu beberapa unggas terkena virus dari luar hingga mati mendadak. 

"Tapi virusnya apa belum tahu. Setiap perubahan cuaca ekstrem ada masa seperti itu," ucapnya. 

Terpisah, seorang peternak asal Gajahan RT 1/1 Desa Gajahan Kecamatan Colomadu, Heru mengungkapkan, kematian puyuh secara mendadak terjadi sejak Kamis lalu.

Sebelumnya, puyuh yang mati secara mendadak sudah dialami dua peternak lain di Colomadu. 

"Saya tidak tahu (penyebabnya). Kejadian sejak Kamis lalu.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved