Breaking News:

Berita Karanganyar

Tenaga Kesehatan RSUD Karanganyar dan Pegawai Instansi Vertikal Terpapar Covid-19

18 nakes di RSUD Karanganyar dan 27 pegawai instansi vertikal terkonfirmasi positif virus Covid-19.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
IGD RSUD Karanganyar 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar dan 27 pegawai instansi vertikal terkonfirmasi positif virus Covid-19.

Para nakes di rumah sakit itu mayoritas bertugas di bagian IGD. Saat ini mereka telah menjalani isolasi mandiri mengingat statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG), begitu juga para pegawai instansi vertikal di Kabupaten Karanganyar. 

Kabid Yanmed RSUD Karanganyar, Kristanto menyampaikan, jumlah nakes yang ada di rumah sakit sebanyak 350-an orang. Dengan adanya beberapa nakes yang terkonfirmasi positif virus Covid-19 tersebut tidak menghambat proses pelayanan terhadap para pasien. 

Mengingat dibandingkan jumlah nakes secara keseluruhan di rumah sakit, prosentasenya nakes yang terpapar di bawah 10 persen.

"Kebanyakan terpapar tidak selalu dari pasien, bisa dari keluarga, teman bepergian. Mungkin dari pasien ada tapi sementara ini minimal karena ketika di rumah sakit pakai APD," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (18/1/2021). 

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwati menuturkan, para nakes di RSUD Karanganyar yang terkonfirmasi positif virus Covid-19 terdiri dari perawat, dokter, rekam medik dan lainnya. Mereka saat ini sudah menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Selain nakes di RSUD Karanganyar, ada beberapa pegawai instansi vertikal di Kabupaten Karanganyar yang terpapar virus Covid-19. Dinas terkait telah melakukan tracing dan testing terhadap beberapa karyawan yang sempat kontak erat. Semula ada dua orang yang terkonfirmasi positif. 

"Itu (pegawai terpapar) mobilitasnya tinggi, kita tracing kantor. Banyak yang dari luar Karanganyar. Hasilnya ada 25 pegawai yang positif tanpa gejala," ucapnya. 

Terkait pelayanan di kantor tersebut masih tetap berjalan dengan menggunakan sistem online. Lanjutnya, guna mengantisipasi penyebaran virus, aktivitas di kantor ditutup sementara waktu. 

"Kantor ditutup mulai hari ini sampai Jumat," pungkasnya. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved