Breaking News:

Berita Banjarnegara

Warga Mantrianom Banjarnegara Ditemukan Meninggal di Kebun Albasia, Wajah Membiru

Ia ditemukan  sudah tak bernyawa di kebun milik Mahito, di Desa Mantrianom Rt 01 Rw 08.

Istimewa
Pengecekan korban meninggal di kebun Albasia, Mantrianom Banjarnegara, Sabtu (16/1/2021) lalu) 

TRIBUNJATENG. COM, BANJARNEGARA - Warga Desa Mantrianom sempat dikejutkan dengan penemuan sosok mayat di kebun Albasia, Sabtu (16/1/2021) lalu. 

Korban teridentifikasi bernama Anwarudin (56) warga Desa Mantrianom Rt 04 Rw 07 Kecamatan  Bawang, Banjarnegara

Ia ditemukan  sudah tak bernyawa di kebun milik Mahito, di Desa Mantrianom Rt 01 Rw 08. 

Baca juga: Haji Permata Pengusaha Batam Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai, Berawal Aksi Kejar-kejaran Kapal

Baca juga: Termasuk Menjaga Pola Makan, Ini 4 Cara Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Miss V

Baca juga: Ada Tanda Tangan Pemilik Pabrik, Yuk Intip Mewahnya Bus Baru PR Sukun Kudus

Baca juga: Kronologi Tukang Batu di Karanganyar Meninggal, Masuk Bak Mandi Ukuran 1x1 Meter, Ini Penyebabnya

Menurut Kapolsek Bawang AKP Udiono, sebelum kejadian, korban sempat berangkat dari rumah menuju kebun menggunakan sepeda motor.

Sesampai di kebun, korban sempat bertemu Jamali yang sama-sama akan mencari rumput  di kebun milik Mahito di Rt 01  Rw 08 Desa Mantrianom. 

Siangnya, saksi melihat korban sudah tergeletak di tanah dalam posisi tengkurap di bawah pohon kelapa.  

"Wajah korban sudah membiru, " katanya, Senin (18/1/2021). 

Saksi lantas melapor ke Kepala Desa Mantrianom dan berlanjut ke Polsek Bawang.

Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Bawang 1 dan dokter RSI Banjarnegara, petugas tidak menemukan bekas luka kekerasan pada badan bagian luar korban.

Terdapat luka berdarah pada bibir. Tetapi ini diduga karena korban jatuh ke tanah dan mengenai batang pohon ketela. 

Dari keterangan sang istri, korban sering mengeluh pusing.

Korban juga mempunyai riwayat penyakit darah tinggi sehingga dalam satu minggu ini ia berobat di Puskesmas 1 bawang.

"Keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi, " katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved