Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Mayat Kapten Didik Gunardi Berhasil Diidentifikasi, Bakal Dimakamkan di Pekalongan

Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan empat jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 kepada pihak keluarga pada Selasa (19/1/2021).

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Foto Kapten Didik Gunardi (49), pilot Maskapai Nam Air yang masuk dalam manifest Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Kepulaun Seribu. 

TRIBUNJATENG.COM, MUSTIKAJAYA - Satu mayat korban Sriwijaya Air jatuh berhasil diidentifikasi.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan empat jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 kepada pihak keluarga pada Selasa (19/1/2021).

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan keempat jenazah diserahkan setelah teridentifikasi lewat pencocokan data antemortem dengan postmortem.

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Mbah Nasihah Tewas Kecelakaan Motor Vario Vs Mobil Gran Max

Baca juga: Benarkah Suara Misterius Minta Tolong Korban Sriwijaya Air Jatuh Asli? Ini Jawaban Abimanyu

Baca juga: Pihak Bandara Soekarno-Hatta Buka Suara Terkait Identitas Palsu Korban Sriwijaya Air Jatuh

Baca juga: Perampokan di Semarang, Uang Setoran SPBU Rp 561 Juta Raib, Pelaku Bawa Pistol Terekam CCTV

"Yaitu jenazah atas nama Gita Lestari Dewi, kedua Didik Gunardi, ketiga Beben Sopian, keempat atas nama Mia Trasetyani telah diserahkan," kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Selasa (19/1/2021).

Didik merupakan Pilot NAM Air yang jadi ekstra kru bersama lima kru NAM Air lain dalam kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu (9/1/2021).

Jenazah Didik teridentifikasi pada Senin (18/1/2021) lewat pencocokan data sampel DNA antemortem (sebelum kematian) dari anak kandungnya.

Sementara Gita Lestari dan Mia Trasetyani merupakan Pramugari Sriwijaya Air SJ-182, Mia teridentifikasi pada Kamis (14/1), lalu Gita Lestari pada Senin (18/1).

"Berarti sudah 27 jenazah (korban Sriwijaya Air SJ-182 teridentifikasi) yang diterima oleh keluarganya untuk dimakamkan," ujarnya.

Tim DVI hingga kini berupaya melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 yang sudah dievakuasi Tim SAR gabungan.

Rusdi menuturkan hingga Selasa (19/1) pukul 17.00 WIB tercatat sudah 40 jenazah yang berhasil teridentifikasi lewat pencocokan data sidik jari dan DNA.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved