Breaking News:

Berita Semarang

Perampokan di Semarang, Uang Setoran SPBU Rp 561 Juta Raib, Pelaku Bawa Pistol Terekam CCTV

Aksi perampokan terjadi di kantor Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Aksi perampokan terjadi di kantor Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur.

Kejadian  tersebut terekam di dalam CCTV berdurasi 41 menit.

Pada rekaman itu terlihat korban sedang turun dari mobil berwarna putih yang diparkirkan diseberang tempat kerjanya.

Baca juga: Kisah Mbah Koswara Digugat Anak Kandung Rp 3 Miliar Gara-gara Tanah Warisan: Uang Dari Mana?

Baca juga: Pengakuan Amanda Manopo Pemeran Andin Ikatan Cinta Berstatus Janda Muda, Pernikahan Pernah Gagal

Baca juga: Jenazah Mulyadi Mantan Ketum PB HMI Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 Terindentifikasi

Baca juga: Biodata Deva Rachman Istri Kedua Almarhum Syekh Ali Jaber, Mantan None Jakarta

Saat itu korban akan menyebrang dan akan masuk ke kantornya.

Tiba-tiba empat orang berbocengan menggunakan dua sepeda motor menghampirinya dan merebut barang bawaan korban yang diduga berisi uang.

Pelaku sempat mengeluarkan senapan dan mengarahkan ke korban.

Setelah itu pelaku langsung melarikan diri. Namun ada satu diantara barang yang dirampas pelaku terjatuh. Korban mengambil barang yang terjatuh saat direbut  komplotan tersebut dan langsung masuk ke kantornya.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polretabes Semarang, AKBP Indra Mardiana.

Aksi perampokan tersebut pada hari Senin (17/1/2021) kemarin.

"Saat ini masih dalam pengembangan dan pengumpulan keterangan saksi dan melihat petunjuk rekaman CCTV.

Saat ini sudah ada 8 saksi yang diperiksa,"ujar dia.

Menurutnya, barang bawaan yang direbut para perampok berupa uang sekitar Rp 561 juta.

Uang yang dirampok tersebut  merupakan uang setoran dari SPBU.

"Uang itu merupakan setoran di tiga SPBU pada Sabtu (15/1) dan Minggu (16/1),"ujarnya saat dihubungi Tribun Jateng, Selasa (19/1/2021).

Dikatakannya,  Kronologi kejadian pada pukul 08.00 pagi.

Saat itu korban sedang turun dari mobil dan seketika terdapat empat orang yang menggunakan dua sepeda motor mendekatinya.

Kemudian komplotan itu mengambil tas yang berisi uang.

"Namun ada  barang  yang direbut  tertinggal,"tutur dia.

Dua orang dari komplotan tersebut, kata dia, sempat menodongkan senjata.

Bahkan ada pelaku menembakan senjata tersebut.

"Pelaku menembakan satu kali.

Tapi kami tidak apakah itu senjata airsoftgun atau senjata api,"tutur dia.

Ia menuturkan pelaku diduga telah mengetahui jam-jam  aktifitas di kantor tersebut. Pada kejadian tersebut korban tidak mengalami luka. 

"Kantor tempat korban itu kantor administrasi SPBU dan distributor elpiji.

Bosnya korban memiliki 4 SPBU.  Nah uang yang dibawa korban itulah uang setoran dari SPBU,"tukasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved