Breaking News:

Berita Purbalingga

Bandara JBS Purbalingga Diharap Operasional Saat Mudik Lebaran 2021

PT Angkasa Pura II memastikan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS)  tetap bisa beroperasi untuk keperluan mudik lebaran 2021

Dokumentasi AP II
Konsep desain terminal Bandara Jenderal Besar Soedirman yang diajukan terinspirasi Gunung Slamet dan Sungai Serayu. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Meski pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) baru selesai pada sisi udara (Air Side), namun PT Angkasa Pura II (AP 2) memastikan bandara tetap bisa beroperasi untuk keperluan mudik lebaran 2021 ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purbalingga, Prayitno yang mengutip surat dari Angkasa Pura 2 kepada Kemenhub RI, pada Selasa (19/1/2021).

"Surat tersebut merupakan permohonan dukungan Kemenhub untuk pengoperasian Bandara JBS sebagai keperluan angkutan lebaran tahun ini.

Utamanya adalah permohonan percepatan operasional Bandara JBS agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat sebagaimana Surat Bupati Purbalingga Nomor : 5512/0244 Tanggal 11 Januari 2021," ungkap Prayitno kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/1/2021).

Bandara baru terbangun pada sisi udaranya (Apron, Runway).

Namun AP 2 telah bekerjasama dengan TNI AU untuk memanfaatkan fasilitas dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Jenderal Besar Soedirman sebagai Sisi Darat (Land Side) bandara.

Diantaranya adalah terminal penumpang, parkir kendaraan dan fasilitas lainnya termasuk bangunan administrasi dan bangunan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

"Bangunan-bangunan fasilitas sisi darat tersebut sementara masih memanfaatkan bangunan dan fasilitas dari Lanud TNI AU Jenderal Besar Soedirman.

Hal itu mengingat fasilitas tersebut belum termasuk paket pekerjaan tahun 2021 ini," imbuhnya.

Sampai dengan 19 Januari 2021 progres pembangunan Bandara JBS di Wirasaba telah mencapai 84,6 persen.

Terdiri dari fasilitas utama berupa runway, taxiway, apron sudah selesai 100 persen dan dalam tahap pengajuan verifikasi.

Infrastruktur pendukung lainnya seperti elektrikal sisi udara 76 persen, pekerjaan saluran 98 persen, pekerjaan tanah 97 persen, dan pekerjaan fisik jalan akses PKP-PK 43,19 persen.

Sesuai dengan Timeline penyelesaian pekerjaan, dibutuhkan waktu hingga Maret 2021. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved