Breaking News:

Berita Kendal

Bantu Penuhi Stok Darah, 25 Karangtaruna Kadunggading Kendal Donor Darah

PMI Kendal sempat kesulitan dapatkan stok darah karena masyarakat takut donorkan darahnya saat pandemi.

Istimewa
Karangtaruna Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum donor darah di tengah pandemi Covid-19, Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal sempat kesulitan mendapatkan stok darah karena masyarakat takut mendonorkan darahnya saat pandemi Covid-19. Menanggapi hal tersebut, sebanyak 25 pemuda dari karangtaruna Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum bersama perangkat desa setempat melakukan donor darah pada, Rabu (20/1/2021) di kantor balai desa.

Karangtaruna Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum donor darah di tengah pandemi Covid-19, Rabu (20/1/2021).
Karangtaruna Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum donor darah di tengah pandemi Covid-19, Rabu (20/1/2021). (Istimewa)

Kepala Desa Kedunggading, Budiono mengatakan, donor darah yang dilakukan karangtaruna desanya merupakan agenda rutin untuk membantu sesama.

Pihaknya menarget pada kegiatan donor darah kali ini, bisa mendapatkan 30 kantong darah agar bisa mengisi stok darah di PMI yang sempat menipis.

"Anggota karangtaruna ada 25 orang ditambah perangkat desa. Targetnya bisa 30 kantong darah bisa dibawa pulang PMI," terangnya usai kegiatan donor darah.

Ia berharap, stok darah tersebut nantinya bisa bermanfaat bagi orang banyak bagi membutuhkan. Terlebih saat situasi PPKM yang menurunkan jumlah permintaan donor darah di kalangan masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando mengapresiasi pelaksanaan donor darah yang dilakukan oleh karangtaruna Desa Kedunggading. Katanya, berdasarkan informasi yang ia terima, banyak orang yang membatalkan donor darah selama penerapan PPKM, sehingga stok darah di PMI menipis.

"Apa yang dilakukan karangtaruna Kegunggading ini bisa diikuti oleh karangtaruna lainnya. Karena suplai darah pasti selalu dibutuhkan oleh rumah sakit. Selama penerapan PPKM, yang terjadi justru pendonor darah menurun dan perlu diantisipasi dengan cepat," harapnya.

Dengan tambahan stok darah itu, diharapkan dapat meringankan kecemasan anggota PMI yang terus proaktif mencari pendonor tanpa mengenal pandemi Covid-19. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved