Breaking News:

PSIS Semarang

Gelandang PSIS Semarang Sebut Kompetisi Liga 1 Berpotensi Terasa Hambar

Gelandang PSIS Semarang Septian David Maulana turut angkat bicara terkait usulan kompetisi Liga 1 musim 2021 berjalan dengan tanpa adanya sistem degra

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Septian David Maulana 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gelandang PSIS Semarang Septian David Maulana turut angkat bicara terkait usulan kompetisi Liga 1 musim 2021 berjalan dengan tanpa adanya sistem degradasi.

Usulan kompetisi tanpa degradasi tersebut keluar dalam rapat owner meeting pemilik klub Liga 1 dan operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) pada Jumat (15/1/2021) lalu.

"Ya kalau tidak ada degrasasi tentunya memang tidak ada greget, tidak ada persaingan antar klub," kata David kepada Tribunjateng.com, Rabu (20/1/2021).

Pada kesempatan owner meeting antara pemilik klub dengan LIB pekan lalu, mayoritas klub mengharapkan kompetisi dihentikan dan dimulai dengan kompetisi yang baru.

Alisan kompetisi Liga 1 musim 2021.

Menurut David, selain bermain tanpa target, jika kompetisi menerapkan regulasi tanpa degradasi permainan akan tidak berjalan menarik.

"Kurang seru sebenarnya kalau kompetisi tanpa degradasi. Kayak hambar lah rasanya.

Main main aja, kalah menang sama saja. Kita bermain tanpa target," ucapnya.

Lebih lanjut, David mengharapkan agar secepatnya ada kejelasan mengenai status kompetisi.

Sebagai pemain, ia mengaku sangat menantikan kompetisi bisa segera bergulir.

Adapun pada Rabu ini, dikabarkan PSSI bakal menggelar rapat Exco untuk membahas nasib kompetisi.

Sejumlah hasil dalam rapat owner meeting juga akan dibahas dalam rapat Exco ini.

"Harapan saya semoga yang terbaik untuk sepakbola kita. Dan secepatnya bisa mulai.

Karena kalau dilihat cuma Indonesia yang belum mulai sampai sekarang.

Saya juga tidak tahu alasannya kenapa belum dimulai," ucapnya.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved