Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Heboh! Uang PKH Warga Desa Tanon Sragen Hilang Rp 100 Ribu

Puluhan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) warga Dukuh Tanon, Desa Tanon, Sragen hilang Rp 100 ribu.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Seorang pendamping ketika memperlihatkan salah satu buku tabungan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (20/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Puluhan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) warga Dukuh Tanon, Desa Tanon, Sragen hilang Rp 100 ribu.

Bahkan beberapa warga juga kehilangan Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu dari total bantuan yang diterima.

Hidung dan Tangan Dokter IGD Terluka Kena Pecahan Kaca Ambulans: Kami Sudah Nyalakan Sirine Strobo

Sopir Ambulans Jemput Pasien Tabrak Emak-emak di Semarang, Polisi: Lampu Sudah Menyala Merah

Kecelakaan Emak-emak Tabrak Ambulans di Kaliwiru Semarang, Tidak Mau Ngalah Beri Jalan

Riwayat Hidup Mia Trestyani Wadu Pramugari Sriwijaya Air di Mata Teman Seprofesi

Hal itu disampaikan Dwi Siswanto warga RT 2 Dukuh Tanon kepada Tribunjateng.com di Balai Desa Tanon.

Dwi mengaku istrinya Samroh mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu per tiga bulan.

Namun pada pencarian Januari ini, istrinya hanya menerima uang sebesar Rp 500 ribu dari ketua kelompok.

Merasa curiga, akhirnya dia bersama istri mencetak buku tabungan.

Mereka mendapati uang Rp 100 ribu telah diambil sebelumnya, tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

"Istri saya mendapatkan bantuan PKH Rp 600 ribu per tiga bulan.

Padahal di buku tabungan Rp 600 tapi yang diterima 500 ribu.

Di sini (balai desa) saya hanya ingin bertanya di mana Rp 100 ribu lagi," kata Dwi, Rabu (20/1/2020).

Selama istrinya menerima bantuan PKH, baru kali ini uang senilai Rp 100 ribu hilang.

Hilangnya sejumlah bantuan PKH hampir dialami sejumlah warga.

Namun ada beberapa penerima, uang masih utuh tidak ada yang hilang.

"Alhamdulillah yang untuk anak saya Rp 225 ribu untuk tiga bulan sekali tidak dipotong.

Seorang pendamping ketika memperlihatkan salah satu buku tabungan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (20/1/2021).
Seorang pendamping ketika memperlihatkan salah satu buku tabungan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (20/1/2021). (Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani)

Saya menerima utuh," kata Tukiyem.

Sutrini salah ketua kelompok penerima PKH mengaku hanya memberikan uang tersebut kepada penerima.

Dia hanya menerima uang tersebut di dalam amplop yang diberikan oleh agen BNI.

"Saya tidak tahu jika ada kehilangan ini, saya hanya menerima amplop dari agen BNI dan saya bagikan ke penerima manfaat.

Kemarin ada yang lapor bahwa tidak sesuai dengan jumlah semestinya akhirnya di print buku tabungan munculah sudah ditarik Rp 100 ribu," katanya.

Salah Paham

Ketika Tribunjateng.com mendatangi salah satu agen partner BNI 01, Freshitina Miftahul Janah di kediamannya, dirinya mengaku tidak melakukan penarikan di ATM Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dirinya bahkan berani membuat surat pernyataan yang berisikan bahwa dirinya tidak melakukan penarikan tunai dari ATM KPM di atas materai.

Freshitina berdalih hanya terjadi miss komunikasi antara dia dan KPM.

Dia mengaku uang sebelumnya masuk Rp 500 ribu, lalu Rp 100 ribu menyusul.

"Saya tidak pernah menggesek atau mengambil uang tersebut di ATM.

Saya ambil Rp 500 ribu, Rp 100 ribu menyusul sampai akhir bulan."

"Sebenarnya masuk uang PKH itu cuman sekali, tapi ada yang masuk lagi Rp 100 ribu.

Ini hanya kurang komunikasi dan salah paham," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Tanon, Luqman Hakim mengaku telah mendapatkan laporan tersebut.

Dirinya langsung bertemu dengan pendamping PKH dan perwakilan warga.

Lukman mengaku tidak tahu menahu karena PKH ini sudah ada tim-nya tersendiri.

Dia juga mengaku tidak mengetahui jumlah pasti uang yang hilang.

"Sudah mendapatkan laporan, akan kami telusuri laporan tersebut. Semoga segera bisa terselesaikan," katanya.

(uti)

Update Perampokan di Semarang, AKBP Indra Cari Selongsong Peluru: Warga Dengar Tembakan

Terjawab Sudah, PSSI Resmi Batalkan Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020: Tidak Ada Degradasi

Stok Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Rabu 20 Januari 2021, Tiga Komponen Menipis

Cara Cek Saldo Jaminan Hari Tua JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved